BPJS-TK KCP Masohi Kepulauan Seram Gandeng Lintas Agama Sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

GLOBALMALUKU.com,MASOHI, – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) KCP Masohi Kepulauan Seram, kali ini melakukan sosialisasi kepada para Pendeta di seluruh Klasis Masohi, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) terkait perlindungan sosial lintas agama di daerah yang bertajuk Pamahununusa itu.

“Menindak lanjuti kerjasama Kanwil Agama Provinsi Maluku dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan pada tokoh agama di Maluku, maka BPJS-TK melakukan sosialisasi agar lebih paham,” kata Kepala BPJS-TK KCP Masohi Kepulauan Seram, Ideal Caniago di Jemaat GPM HBI Klasis Masohi, Jumaat (09-08-2019).

Caniago mengatakan hal ini dilakukan agar para tokoh agama, khususnya para Ketua Majelis Jemaat dan Perangkatnya lebih paham akan perlindungan yang memang dibayar langsung dari Gerejanya masing-masing. (APBD)

Lanjutnya,” Caniago mengatakan para Ketua Majelis dan Perangkat ini diberikan perlindungan sosial yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT).

“Kami mengumpulkan para Ketua Majelis Jemaat di Klasis Masohi, agar mereka lebih paham dan bisa menyampaikan kepada jemaatnya agar dapat mengikuti program yang diatur oleh pemerintah,” jelas putra Minang ini.

Iuran yang nantinya dibayarkan Rp.13.000 per tenaga kerja dan akan dijamin kecelakaan kerja dan jaminan kematian, dan bila mereka ikut jaminan hari tua, iuran yang akan dibayarkan Rp.150.384.

Jika pekerja meninggal dunia sedang melaksanakan pekerjaan, katanya, akan menerima santunan kematian 48 kali gaji dan meninggal biasa karena sakit mendapatkan santunan Rp24 juta, dan apabila mengalami kecelakaan kerja akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS-TK, dan apabila mereka sudah selesai dalam tugasnya sebagai Ketua Majelis Jemaat atau Majelis Jemaat, mereka bisa menarik/mengklaim tabungan mereka.

Kami tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan menjalankan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta yang mengalami kecelakaan akan diberikan perawatan sampai sembuh, peserta yang meninggal dunia diberikan santunan 48 kali gaji, sedangkan jika masih memiliki anak yang sekolah akan diberikan beasiswa.

Dia juga mengharapkan kerja sama dapat terjaga, mengingat jaminan sosial merupakan pengamanan paling dasar, bahkan keluarga juga dapat dijamin kehidupan yang layak dan bermartabat.

Pantauan globalmaluku.com selama Kegiatan yang dihadiri 53 Ketua Majelis Jemaat se Klasis Masohi dan Majelis Pekerja Klasis berjalan dengan lancar dan penuh antusias. (GM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: