DPRD Malteng Desak Pemda Transparan Penggunaan Dana Tanggap Darurat

MASOHI, GLOBALMALUKU.COM | Pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengah diminta terbuka terkait soal
jumlah realisasi dana bantuan pasca Gempa 6,5 SR yang menimpa Maluku Khususnya
Kabupaten Maluku Tengah, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Maluku Tengah Musriadin Labahawa disela sela sidang
Paripurna Penetapan Pimpinan DPRD Maluku Tengah definitif periode 2019-2024, Sabtu 12
Oktober 2019 di Masohi.

Selaku anggota DPRD Maluku Tengah, dirinya meminta pemerintah setempat untuk transparan
dalam penggunaan anggaran tanggap darurat bencana bagi korban gempa yang bersumber baik
dari APBD maupun APBN.
Ia meminta ketua DPRD Maluku Tengah sementara, Fatzah Tuankotta, untuk agendakan
pemanggilan terhadap pemerintah dalam hal ini dinas terkait dalam membicarakan masalah
tersebut, mengingat sampai dengan saat ini, DPRD tidak diberitahu oleh Pemda Maluku Tengah
terkait realisasi dana bantuan dari pusat.

Dikatakannya DPRD Maluku Tengah sejauh ini terkesan tidak berbuat apapun, melihat
pengungsi yang ada saat ini yang terus bertambah pasca gempa susulan 5,2 SR, oleh karen aitu
dirinya mengusulkan untuk nantinya DPRD Maluku Tengah, dapat segera bersinergi bersama
dengan pemerintah daerah dalam melihat nasib para pengungsi saat ini.
Dimana banyak yang mengeluhkan akan bantuan beruapa tenda dan perlengkepan tidur di tenda-
tenda pengungsian kusunsya di wilayah Maluku Tengah yang cukup banyak korban akibat
gempa.

Seperti diketaui, bencana alam yakni gempa, telah menyebabkan ribuan warga mengungsi,
termasuk masyarakat di wilayah Maluku Tengah dibeberapa lokasi, dimana kebanyakan rumah
mereak hancur akibat gempa sehingga mereak masih menempati tenda-tenda pengungsi.
(GM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: