Safari Mimbar, Kepala Seksi Bimas Kristen Malteng : “Melayani Dengan Kerendahan Hati”

GLOBALMALUKU.COM,MASOHI-Safari Mimbar guna mempererat tali silaturahmi Penyuluh Agama Kristen dan tokoh-tokoh Agama serta menumbuh kembangkan nilai-nilai Rohani di kehidupan masyarakat menjadi agenda utama Bimas Kristen Maluku Tengah (Malteng).

Kepala Bimas Kristen Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah, Ny. A. M. Manuhutu, S.Sos, dalam safari mimbarnya, ke Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Jemaat Sahulau, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (17/11/2019).

Kepala Seksi Bimas Kristen, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah, Ny. A. M. Manuhutu, S.Sos saat menyampaikan Khotbah di GSJA Jemaat Sahulau.

Manuhutu dalam khotbahnya membawakan tema “Melayani Dengan Kerendahan Hati”.

Dalam siriman rohaninya yang dikutip dari 1 Samuel 16:7 “Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: ‘Janganlah pandang parasnya atau perawakannya yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati’.”

Manuhutu  menceritakan bagaimana Isai memanggil satu per satu anak-anaknya yang lain untuk dibawa kehadapan Samuel, kecuali Daud. Isai mengetahui mengapa Samuel ada disana, tetapi dia bahkan tidak repot-repot untuk memanggil Daud. Ayah Daud sendiri mengabaikan bahkan tidak bisa melihat Daud memiliki cukup potensi dalam dirinya untuk dibawa menghadap Samuel.

Dia (Manuhutu red) kepada seluruh  Jemaat GSJA Sahulau,” kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan memiliki standar yang berbeda dengan manusia. Manusia mungkin hanya bisa melihat secara kasat mata, tetapi Tuhan melihat sampai ke hati yang paling dalam. Bukan rupa kita, bukan pula status, jabatan, keahlian maupun kepandaian yang Tuhan lihat. Mungkin keluarga atau lingkungan telah mengabaikan kita, bahkan dunia begitu memperhatikan rupa atau penampilan jasmani saja, namun tidak dengan Allah,”jelasnya.

Bukan berarti Tuhan tidak menganggap kemampuan dan kualitas itu tidak penting, namun hal yang pertama Tuhan lihat adalah kualitas hati kita. Tuhan akan selalu mencari hati yang terpaut kepada-Nya, yang setia dan yang melakukan segala sesuatunya untuk Tuhan.

“Tuhan lebih peduli dengan apa yang ada didalam diri kita yaitu kualitas hati dan karakter yang kita miliki sehingga kita dapat menjadi pribadi yang berkenan di hadapan Tuhan,”tutupnya.

Penyuluh Agama Kristen Non PNS Kabupaten Maluku Tengah

 

Dari pantauan globalmaluku.com, ibadah berjalan tertip, lancar dan penuh dengan berbagai pujian dan penyembahan bagi Tuhan sang pemilik hidup ini. (GM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: