IMP Mengadakan Cangkruan Kebangsaan dengan Tema Intoleransi

Globalmaluku.com;Sidoarjo – Indonesia dengan keberagamannya yang terdiri dari  berbagai adat budaya, suku dan agama yang terbentang dari Sabang sampai Merauke merupakan suatu kesatuan yang utuh kini mulai terusik dengan adanya intoleransi yang menyebabkan masyarakat resah dan gelisah. Untuk membentengi bangsa Indonesia dari hal-hal intoleransi maka IMP (Indonesia Merayakan Perbedaan) mengadakan kegiatan cangkrukan kebangsaan bertempat di Pondok Pesantren Ahlus-Shafa Wal Wafa. Acara yang diadakan pada tanggal 8 februari 2020 dengan pembicara lintas agama Islam KH. Muhammad Nizam As-Shofa, Khonghucu KRT. HS. Bingky Irawan, Kristen bapak. Natanael Sigit. W. Dan lainnya dimulai sekitar pukul 17:15 WIB dihadiri sekitar seratusan peserta dengan berbagai agama, suku, ras yang berbeda. Acara yang berlangsung dengan santai tapi mengena pada sasaran yaitu mengenai intoleransi yang berkembang saat ini.

Menurut KH. Muhammad Nizam As-Shofa ketua pendiri IMP menjelaskan,” kita rayakan, kita tularkan hasil dari pemikiran, temuan yang kita dapatkan dari kegiatan ini  kepada masyarakat luas khususnya para utama, para tokoh   bahwa anugerah Tuhan itu kepada bangsa Indonesia itu adalah kebinnekaan. Dan kita mencari terobosan untuk menjalankan misi perdamaian merayakan perbedaan.” ujarnya

Iwan Setiawan salah satu panitia cangkruan kebangsaan memaparkan,” dengan adanya kegiatan ini kita bertukar pendapat tentang kehidupan sosial yang ada di masyarakat dan kita menyadari intoleransi setelah pilpres bukannya meredah tapi semakin parah makanya kita sekarang membahas tentang intoleransi dan mencari jalan keluarnya melalui para tokoh agama.” imbuhnya(GM04)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: