IMO-Indonesia Kukuhkan Delapan Dewan Pimpinan Wilayah Pemerintahan

JAKARTA,GLOBALMALUKU. COM | Ikatan Media Online (IMO) indonesia, Kamis (1/10) mengukuhkan delapan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IMO. Pengukuhan dilaksanakan secara kolektif melalui aplikasi zoom dari auditorium sekretariat DPP IMO-Indonesia.

Adalah, DPW Banten, Jawa Timur, Lampung, Bengkulu, Sulsel, Sulteng, Kalbar, dan Maluku.
Dewan Pembina Tjandra Setiadji, Helex Wirawan, Ismet, Anna dan para ketua serta pengurus wilayah IMO-Indonesia hadir dalam kegiatan pelantikan delapan DPW IMO secara virtual saat itu.

Ketua DPP IMO indonesia, Yakub Ismail mengatakan Pengukuhan secara virtual menjadi solusi atas kondisi dan keterbatasan ditengah pandemi COVID-19.
Metode pelantikan secara kolektif dengan mengedepankan protokol kesehatan selanjutnya diharapkan menjadi role mode bagi DPW untuk melaksanakan pengukuhan DPC di wilayah masing-masing wilayah demi mempercepat gerak roda organisasi.

“Mengapa pelantikan harus diselenggarakan ditengah pandemik COVID-19 ? pertama, agar dapat memberikan kepastian bagi DPW untuk mengoptimalkan gerak roda organisasi. Pelantikan pengurus secara Virtual ini bisa dijadikan contoh bagi DPW dalam gerak langkah organisasi kedepan di wilayah maaing-masing,” tandas Ismail.

Terlaksanya pengukuhan serentak delapan DPW saat itu menuai apresiasi. Diantaranya, datang dari Ketua Dewan Penasehat IMO-Indonesia Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto.

Menurutnya, pandemi COVID-19 tidak harua jadi penghambat berkembangnya organisasi.
“Pengukuhan ini merupakan momentum dalam memotivasi seluruh pengurus untuk dapat mewujudkan visi dan misi IMO-Indonesia melalui kerja dan karya nyata,” tandasnya.

Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto yang menjabat sebagai KASUM TNI juga berharap IMO-Indonesia dapat semakin berkembang, semakin besar dan saatnya nanti dapat menjadi salah satu konstituen Dewan Pers.

Pandemi COVID-19, menurutnya, tidak boleh jadi penghalang bagi tumbuh kembang organisasi. Justru, sebaliknya, harus segera dipikirkan dan disiapkan langkah-langkah untuk melakukan lompatan-lompatan besar untuk memajukan organisasi.

Senada dengan Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto, Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo juga berharap bahwa IMO-Indonesia dapat menjadi organisasi yang memiliki peran aktif dalam menyuarakan berbagai hal diwilayah secara nasional. Sebab dengn begitu masyarakat dapat menyerap lebih banyak informasi dari pemberitaan yang sehat dan berimbang.

Dewan Pembina IMO indonesia, Dr. Yuspan Zalukhu, SH. MH. Berharap, kekompakan dan eksistensi pengurus di semua wilayah dapat terjalin erat. Disisi lain, kosistensi pengurus dalam melahirkan karya-karya jurnalaistik yang membangun dan elegan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan kode etik Jurnalis.

” Jauhkan diri dari pemberitaan hoax sehingga hasil-hasil karya Jurnalis IMO-Indonesia mampu berkontribusi mensejahterakan masyarakat dan menjadi kemuliaan Tuhan,” pesannya.
“Beritakan kebenaran secara bertanggungjawab. Tidak boleh takut dan ragu. Bangun terus kolaborasi dan sinergitas internal maupun eksternal,” sambungnya.

Yuspan dalam kesempatan itu menyamaikan komitmennya untuk ada bersama-sama dengan seluruh sumber daya yang ada di IMO.
“Masalah-masalah hukum yang dihadapi dilapangan oleh rekan-rekan keluarga IMO-Indonesia diseluruh nusantara, pembina selalu siap diajak diskusi,” kuncinya. (IMO/GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: