Ru’aty minta Pemerintah Negeri Campur Tangan

BANDA,GLOBALMALUKU.COM | Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat paling bawah, Pemerintah Negeri diharapkan dapat berkontribusi maksimal dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Dalam kaitannya dengan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker yang selama ini diproduksi oleh tim Penggerak PKK, diusulkan agar pemerintah negeri ikut andil dalam kegiatan produksi masker kain.
Melalui campur tangan pemerintah negeri, produksi masker dapat ditingkatkan. Dengan begitu, upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 bisa lebih dioptimalkan.
“Selama ini, masker kain diproduksi oleh ibu-ibu PKK. Kalau pemerintah negeri ikut campur tangan, produksi masker oleh ibu-ibu PKK akan lebih maksimal. Dari segi kualitas maupun kuantitas, ” nilainya.
Masker yang dimaksudkan Ru’aty adalah masker berbahan kain yang memenuhi standar protokol kesehatan covid-19. Masker dimaksud dapat dicuci untuk digunakan kembali.
“Umumnya, masker tidak dapat dicuci dan digunakan kembali alias hanya sekali pakai. Masker produksi ibu-ibu PKK ini bisa dicuci setiap kali habis digunakan. Setelah itu bisa digunakan kembali, ” jelasnya.
Ditempat yang sama, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menjelaskan tentang kiat memilih masker yang sssuai dengan standar kesehatan.
Diharapkan, dengan informassi dimaksud, masyarakat tidak salah dalam memilih dan menggunakan masker. “Masker harus benar-benar memenuhi standar kesehatan. Bahannya bisa dicuci dan digunakan kembali ,” katanya. (GM-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: