Pilkades Kabupaten Sidoarjo Di Tengah Pandemi Covid 19

JATIM,GLOBALMALUKU.COM | Bulan Desember merupakan bulan terakhir dari tahun. Dan khususnya Kabupaten Sidoarjo memiliki dua agenda yaitu Pilkada Bupati dan Pilkades yang diadakan serentak pada tanggal 20 Desember 2020. Yang berjumlah 173 desa se Sidoarjo.

Pilkades tahun ini berbeda dibandingkan dengan sebelumnya. Sebelum ada pandemi pemilihan kepala desa diadakan di balai desa. Tapi untuk tahun ini diadakan seperti Pemilu dengan sistem TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang disediakan di beberapa tempat. Dengan tetap memakai protokol kesehatan yang berlaku. Dan di Balai Desa tinggal rekapitulasi dari masing-masing TPS. Dan ada desa sampai dengan jam 17:00 WIB masih melakukan rekapitulasi suara di balai desa, seperti Desa Ngampelsari.

Menurut ketua panitia pemilihan kepala desa Balongtani Kecamatan Jabon Bapak Nur Asaat,”Syukur Alhamdulilah semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar serta masyarakat antusias sekali dalam menyalurkan suaranya ke TPS yang disediakan oleh panitia. Hal ini dibuktikan dengan pemilih yang datang mencapai 90% lebih dan semuanya aman terkendali tanpa adanya suatu gangguan yang berarti.”

H. Bambang Eko S. yang merupakan calon kepala desa Ngampelsari menuturkan,”‘apabila saya diberi kemenangan dan amanah untuk memimpin desa Ngampelsari maka kedepannya kita akan membuat des Ngampelsari lebih baik lagi dan program kedepannya dengan anggaran dana desa kita pergunakan untuk memajukan desa lebih baik lagi melalui program-program desa agar masyarakat bisa ikut melaksanakan dan merasakan hasilnya.”

Ikhwan Widodo SE calon terpilih dari Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon mengungkapkan,” Alhamdulilah saya mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon yang telah memilih saya untuk menjadi kepala Desa Dukuhsari. Dimana kemenangan ini merupakan kemenangan warga Dukuhsari. semoga dengan kemenangan ini bisa membawa Desa Dukuhsari lebih baik lagi. Untuk program kedepannya yang kita prioritaskan adalah meningkatkan sumber daya manusia terutama untuk para kawula muda yang merupakan garda terdepan dalam pembangunan suatu daerah. SDM pemuda maju maka daerah tersebut tentu akan maju.” (GM-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: