Jelang Natal Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Bagikan 2,5 Ton Ikan Tuna dan Cakalang

AMBON,GLOBALMALUKU.COM | Menjelang Natal , Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku membagikan 2,5 Ton atau 2500 kg ikan Tuna dan Cakalang Kepada masyarakat basudara Nasrani ,yang akan merayakan Natal di kota Ambon.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Abdul Haris katakan pada sejumlah awak media, Selasa 22/12/2020 di kantor Kelautan dan Perikanan Maluku, menyampaikan bahwa,Pada hari ini, 22 Desember 2020 ,Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku akan membagikan 2,5 Ton Ikan atau 2500 kg, terdiri dari ikan Tuna dan Cakalang Kepada masyarakat ,khususnya basudara yang akan merayakan Natal di Tahun 2020 ini.

Menurutnya,pada waktu yang lalu ,disaat bulan Suci Ramadhan menjelang IdulFitri, kami juga telah membagikan ikan dengan jumlah yang sama 2,5 Ton kepada basudara Muslim ,yang juga akan merayakan IdulFitri pada saat itu, ungkapnya.

Haris katakan, kami khususkan ,bagi basudara Nasrani di tiga lokasi, yang pertama di Airsalobar Pohon Mangga ,kenapa kita fokuskan disitu ,sebab ada dua komunitas , Muslim dan Nasrani, jelasnya.”Saat ini giliran di Natal ini ,untuk basudara Nasrani yang akan merayakan Natal.
Yang kedua di lokasi dusun Amahori yang bertempat di Passo ,dan basudara yang ada di dusun Amahori ini, adalah merupakan masyarakat yang dulu bermukim di Benteng Karang, dan ketiga di RT 3/RW 16 di Ahuru Karang Panjang Ambon ,dekat Gereja Khatolik, disitu ada masyarakat kita basudara Nasrani yang bermukim di situ, dan -mereka ini perlu kita bantu, jelasnya.

Lanjutnya, pembagian ikan secara gratis ini, tidak kepada semua lapisan masyarakat, jangan sampai ada pemahaman yang keliru, sebab ini hanya kita bantu kepada, masyarakat-masyarakat, basudara kita yang perlu kita bantu ,sehingga mereka dapat merayakan Natal dalam sukacita.

Dahulu ditahun-tahun kemarin itu kita lakukan pasar murah, jadi ikan yang kita beli dari nelayan lalu kemudian kita subsidi dan kita menjualnya kepada masyarakat yang akan merayakan hari besar keagamaan ,dengan harga murah.
Misalkan, Ikan Cakalang harganya hanya Rp 5.000 per ekor, namun dalam kondisi pandemi Covid-19 ini atas arahan bapak Gubernur dan juga ketua Tim Penggerak PKK selaku Duta Parenting, maka ikan-ikan ini kita bagikan secara gratis, agar masyarakat tetap dapat merayakan Natal dengan sukacita dan sekaligus meningkatkan imunitas tubuh mereka dalam masa-masa pandemi Covid-19 ini, hal itu yang kita lakukan pada hari ini, tandas Haris.

Ditambahkan, kepada masyarakat kami menghimbau bahwa, ikan itu adalah merupakan salah satu protein hewani yang nilai gizinya lebih tinggi daripada beberapa protein hewani lainnya, lebih tinggi dari daging, telur, susu, nilai gizi ikan itu, sehingga Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dan juga kami Dinas Kelautan dan Perikanan mencanangkan dan menghimbau masyarakat melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan.
Kita mengetahui bahwa saat ini angka konsumsi ikan Nasional kita berada pada level 54, 49 kg per kapita per tahun, jika Nasional seperti itu maka di Maluku malahan lebih tinggi, dan di Maluku malah telah mencapai 66,08 kg per kapita per tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa, memang angka konsumsi ikan di Maluku ini lebih tinggi karena memang masyarakat dari dahulu ,sudah gemar untuk makan ikan, namun tetap kami himbau terus bukan saja angka konsumsi ikan kita tinggi lalu kemudian kita bangga dengan itu namun tetap harus kita menkonsumsi ikan, yang pertama untuk meningkatkan imunitas tubuh kita pada saat-saat masa pandemi Covid-19 ini.
Kedua tetap, sebab ikan mengandung asam lemak khususnya Omega 3 dan asam lemak Omega 3 ini, adalah untuk meningkatkan tingkat kecerdasan kita.
Selain itu juga, ada Vitamin baik itu B12, Vitamin D dan lain-lain, secara keseluruhan ikan juga membantu kita untuk mencegah rabun pada penglihatan kita dan kemudian dapat mencegah kita dari penyakit kanker, persendian dan lainnya.
Sehingga melalui Gerakan Memasyarakatkan makan ikan, kami menghimbau pada semua masyarakat Maluku untuk tetap memakan ikan.
Sekali lagi ayo makan ikan, harap Haris.(GM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: