33 KPN Dilantik Defenitif di 2020

MASOHI,GLOBALMALUKU. COM | Sebanyak 33 Kepala Pemerintah Negeri (KPN) defenitif dilantik dan diambil sumpahnya di tahun 2020. Capaian ini reltif lebih banyak dibanding tahun -tahun sebelumnya.
Alhasil, Tersisa hanya 53 KPN yang masih berstatus Penjabat (Pj).
“Jumlah Negeri di Maluku Tengah 186. Sebanyak 133 masih dipimpin oleh KPN aktif – Termasuk diantaranya, 33 orang KPN yang baru dilantik dan diambil sumpahnya di tahun 2020 kemarin, ” ungkap Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekkab Malteng, Johanes Noya kepada media ini di ruang kerjanya, Senin (4/1).
“Jumlah KPN yang belum beratatus defenitif tinggal 53 orang saja dari total 186 KPN di Kabupaten Maluku Tengah,” timpal Noya.


Dikatakan, pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam hal ini, Bupati Tuasikal Abua sangat serius menuntaskan permasalahan yang ada di Negeri. Terkhusus menyangkut status KPN, Bupati, sebut Noya senantiasa mendorong upaya percepatan pelantikanKPN defenitif.
Hanya saja, kompleksitas persoalan di internal negeri masih menjadi kendala utama. Dan, kendala yang ada tidak bisa “ditembusi” pemerintah.
“Persoalan klaim mata rumah parenta (perintah) yang sah di tingkat negeri menjadi kendala bagi kita untuk mendorong percepatan penuntasan proses. Bila ini mampu diselesaikan di internal negeri dalam hal ini Saniri Negeri, proses pelantikan tentu tidak akan terkendala,” terangnya.
“Sebab, sejatinya, Pemerintah tidak bisa mengintervensi penyelesaian permasalahan dualisme mata rumah parenta. Prosesyang ada merupakan kewenangan saniri negeri,” ucap Noya.
“Bila, seluruh rangkaian sudah rampung. Mulai dari penyelesaian masalah dualisme mata rumah perintah hingga proses-proses demokrasi yang melahirkan KPN terpilih, tentu, proses pelantikan dan pengambilan sumpah akan akan kita dorong untuk secepatnya dilaksanakan, ” jelas Noya. (GM-03).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: