Warga Tihuana Keluhkan Akses Jalan

SETI,GLOBALMALUKU. COM | Akses jalan utama Negeri Administratif Tihuana Kecamatan Seram Utara Timur Seti jadi masalah utama bagi masyarakat setempat. Akses utama pendidikan, ekonomi dannsosial masyarakat setempat ini masih sangat memprihatinkan.

“Dari dulu sampai sekarang, kalau musim hujan anak-anak sekolah harus melepaskan sepatu melalui jalan ini. Karena air tergenang di hampir sebagian besar ruas jalan,” ungkap warga setempat.
“Karena jalan yang belum diaspal hampir tidak ada kendaraan angkutan umum yang mau masuk menjrmput dan mengantarkan penumpang ,” tambahnya.
KPN Tihuana Jumiati yang dikonfirmasi perihal sarana jalan negeri ini membenarkan tentang buruknya sarana jalan utama di wilayahnya.
Desa Tihuana sebelum dimekarkan, berstatus Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT). Sejak diserahkan kepemerintah Kabupaten Maluku Tengah, belum ada perubahan signifikan status jalan di wilayah ini.
“Sejak orang tua kita datang ke wilayah ini hingga sudah berstatus negeri administratif, kondisi jalannya tidak mengalami banyak perubahan. Kecuali dari status jalan tanah ke jalan butas,” katanya.
“Benar bahwa anak-anak kita yang bersekolah di luar wilayah Desa Tihuana, karena mereka harus melintasijalan yang berdebu saat musim panas, dan becek saat musim hujan,” kisahnya.
Jumiati berharap pemerintah daerah melihat kondisi yang ada. “Sebab, akses pendidikan, perekonomian dan akses sosial masyarakat sangat bergantung pada sarana jalan yang ada, ” sebut Jumiati. (GM-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: