Mari KitaJaga Laut Dari Sampah

AMBON,GLOBALMALUKU.COM | Laut merupakan satu daya tarik tersendiri ,yang penuh dengan kekayaan dan hasil bawa laut yang luar biasa yang ada di provinsi Maluku, dan merupakan penghasil kekayaan laut yang terkenal sampai di manca negara.

Usai tatap muka dalam rapat, persiapan lomba bawah laut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Pattimura, Kolonel Pnb. Sapuan tak henti-hentinya menghimbau warga Maluku, khususnya di Kota Ambon agar selalu menjaga laut ,untuk tidak membuang sampah di laut ,dan rajin membersihkannya ,agar laut dan pesisir pantai di Maluku ,dapat terus diandalkan sebagai ikon pariwisata,Ambon(10/2/2021).

“ Sapuan katakan ,pada prinsip yang kita anut, mari kita jaga laut, laut akan jaga kita, sudah seringkali kita ,melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pantai bersama para pemangku kepentingan, bahkan mengerahkan seluruh personil setiap hari Sabtu untuk membersihkan pantai, ujarnya.

Ia juga katakan, pentingnya kebersihan lingkungan terutama, sampah di bawah laut yang mengganggu ekosistem laut dan membahayakan kesehatan manusia.

Kita serius di dalamebersihkan laut dan Sudah sering kali kita lakukan,Bukan hanya karena kegiatan (lomba) ini.

Dirinya tekankan, sudah sering kita sampaikan ke pemerintah kota,selayaknya ada perhatian khusus,” tandasnya.

Ia berharap, di kegiatan lomba fotografi bawah laut, bulan depan, ada sesi khusus, semacam bhakti sosial bersama para penyelam untuk membersihkan, sampah-sampah yang berserakan di permukaan laut maupun di bawah air laut.

“ lebih lanjut dirinya katakan,sebaiknya diacarakan, satu flat, sesi untuk clean up, mereka juga akan senang karena itu sifatnya charity atau bakti sosial. Sebenarnya kita malu. Mereka tamu tapi harus ngurusi sampah tapi mereka akan senang kalau kita acarakan.

Kepala Dinas Operasi (KadisOps) Lanud Pattimura, Letkol Kal Deddy Setiawan menambahkan, ia pernah menegur awak kapal feri ASDP di Waipirit yang tidak memperdulikan penumpang ,yang membuang sampah sembarangan, bahkan di laut. Padahal ada kantong-kantong dan bak sampah yang telah disediakan.

Daddy berharap, warga juga tidak segan-segan saling menegur ,untuk menumbuhkan kebiasaan tertib membuang sampah pada tempatnya. Apalagi di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), aneka sampah plastik memenuhi pantai, sangat jelas terlihat ketika air laut surut.

“Di bawah JMP kalau air surut, saya kira ikan Kerapu, ternyata,sampah plastik aqua di situ. Yang naik kapal-kapal feri, saya beberapa kali menegur. Punya pack, pack hitam untuk sampah itu jangan buang di laut. Kita harus berani menegur. Sama-sama berani menegur,” paparnya.

Menurutnya, dengan memberikan teguran, orang akan sadar dan malu. Jika dibiarkan saja, orang akan terbiasa dan merasa tidak ada masalah dengan membuang sampah sembarangan. Saling menegur juga merupakan upaya edukasi bersama. Dimulai dari diri sendiri dan menularkannya kepada lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan teman-teman. Lama kelamaan hal ini akan membesar dan menjadi kebiasaan baru.”Kita sama-sama mendorong ke arah sana. Dari event-event seperti ini. Mungkin Lanud ini event-nya. Nanti Polairud apa lagi? Dari Basarnas, Bakamla. Dari Lanal dari kodam, kita akan sinergikan. Itu jualan kita. Laut itu jadi jualan kita. Masak jualan kita, kita yang kotori?,” tutupnya. (GM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: