Penambahan Panjang Landasan Pacu Bandara Amahai Terancam Batal

Masohi, GLOBALMALUKU.COM | Rencana penambahan panjang landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Amahai Kabupaten Maluku Tengah terancam batal dilakukan.

Saling klaim kepemilikan lahan yang diproyeksi masuk dalam area landasan pacu masih berlanjut hingga detik ini.
Kegelisahan tentang ancaman kandasnya rencana besar pengembangan pariwisata dan perekonomi masyarakat Maluku tengah ini dikemukakan bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, Sabtu (20/2).
“Kita tidak mungkin memaksakan pembangunan Bandara pada kawasan lahan yang masih bermasalah hingga saat ini,” kata Bupati kepada pers usai menghadiri pelantikan dan rapat Kerja Masyarakat Ekonomi Syariah di Tribun Lapangan Nusantara Masohi.
Bupati menjelaskan, saling klaim kepemilikan lahan area pengembangan bandara Amahai adalah antara masyarakat setempat dan institusi TNI Angkatan Udara.
Sementara pengembangan bandara Amahai hanya mungkin dilakukan bila statuskepemilikan lahan tidak bermasalah.
“Solusinya hanya itu. Kedua belah pihak harus duduk bersama agar semua rencana bisa terealisir,” Sebutnya.
Kepada pers, bupati menyatakan sangat menyayangkan bila dana APBN yang telah disediakan pemerintah tidak jadi direalisasikan hanya lantaran masalah klaim kepemilikan lahan.
“Mari duduk bersama agar segala sesuatunya bis segera direalisasikan, ” anaknya.
Sekadar tahu, rencana pengembangan bandara Amahai sudah digagas sejak 2019 silam.
Namun sejak itu, baru beberapa fasilitas pendukung saja yang dibangun. Agenda besarnya yang nanti menyusul pasca penambahan panjang landasan pacu belum bergerak.
Bandara Amahai saat ini memiliki fasilitas berupa gedung terminal seluas 290 meter persegi dengan luas apron 70 meter x 45 meter, runway sepanjang 1050 meter x 23 meter serta taxiway 75 x 15 meter.
Panjang landasan yang ada hanya mampu melayani penerbangan untuk pesawat jenis ATR- 42 dengan kapasitas terbatas.
Penambahan panjang landasan ditargetkan akan mampu melayani penerbangan untuk jenis pesawat komersial dengan tujuan penerbangan yang lebih luas pula. (GM-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: