Pengukuhan Adat KPN, Wujud Nyata upaya Pelestarian Tatanan Adat

GLOBALMALUKU.COM, MASOHI – Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menyebut, Prosesi adat pelantikan Kepala Pemerintah Negeri sebagai wujud nyata upaya pelestarian tatanan adat.

“Di sisi lain, pengukuhan adat meneguhkan eksistensi negeri adat di tengah derasnya arus globalisasi,” tandas Bupati melalui sambutannya saat menghadiri pengukuhan adat KPN Itawaka Kecamatan Saparua Timur Wilhellem Alexsander Wattimena, akhir pekan kemarin.
Pengukuhan adat KPN menurut bupati juga mencerminkan kecintaan segenap unsur masyarakat Negeri Itawaka terhadap tradisi dan adat istiadat.
“Sebab, seluruh proses dilakukan secara sadar dari awal, hingga prosesi penobatan, ” nilainya.
Bupati berharap, ritual pengukuhan Raja secara adat ini, ini dapat terus dirawat sebagai warisan adat dalam pemerintahan lokal secara turun temurun.
Sebab, hanya dengan begitu generasi penerus Negeri dapat memahami dan menghargai sejarah dan asal usul serta adat istiadatnya.
“Dengan menjaga dan memelihara identitas adat istiadat, keharmonisan, kearifan lokal, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat bisa terjagadan dan terpelihara sepanjang masa” serunya.
Selanjutnya, kebersamaan dalam menjaga dan memelihara nilai-nilai adat, di Negeri diharapkan bisa tertular dalam dalam semua sendi kehidupan masyarakat. Termasuk dalam mengawal suksesnya penyelenggaraan pemerintahan.
“Mantapkan ikatan kekeluargaan sebagai orang basudara, dan terus kembangkan semangat kebersamaan dalam pembangunan guna kemajuan negeri dan daerah yang kita cintai bersama ini, ” tutpnya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: