SMA 4 Masohi, Siap laksanakan pembelajaran Tatap Muka

GLOBALMALUKU.COM,MASOHI – Sekolah Menengah Umum (SMA) Negeri 4 Masohi, siap menyelenggarakan skenario pembelajaran tatap muka. Fasilitas pendukung protokol kesehatan hingga teknis pelaksanaan sudah dimatangkan demi tujuan maksimalnya proses belajar.

“Kita siap menjalankan skenario pembelajaran tatap muka, ” tandas Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Masohi Yusuf Tuaewa kepada GLOBALMALUKU. COM, jumat (5/3).
“Baik itu fasilitas standar pelaksanaan protokol kesehatan, pun hal teknis pendukung suksesnya proses belajar tatap muka di kelas sudah kita siapkan, ” tambahnya.
Hal mana menurutnya merupakan respon terhadap Surat Edaran (SE)
Nomor 3 Tahun 2O2O
Tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-l9) pada satuan Pendidikan yang ditindak lanjuti dengan Instruksi Gubernur Maluku melalui Dinas Pendidikan, dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi di Kabupaten Maluku Tengah.
Dikatakan, sejak mewabahnya Covid-19, seluruh kebijakan yang diatur oleh pemerintah diterapkan pihaknya secara maksimal.
Harapannya hanya satu yakni, agar proses pembelajaran tetap dapat berjalan secara optimal. Dan, mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya tetap dapat dipertahankan.
“Proses belajar mengajar baik secara daring atau dalam jaringan maupun luring atau luar jaringan kita jalankan secara optimal. Begitupun dengan rencana Pemberlakuan skenario pembelajaran tatap muka. Target kita satu, adalah agar mutu pendidikan tetap dapat dijaga,” tandasnya.
“Untuk skenario pembelajaran Daring maupun Luring, pelaksanannya selalu kita pantau. Proses tes maupun penugasan bagi siswa pun demikian. Kehadiran guru maupun siswa dalam proses pembelajaran baik daring maupun luring dipantau sekolah. Hingga menyangkut hal detil terkait keterbatasan fasilitas android untuk kelancaran proses pembelajaran disediakan sekolah,” paparnya.
Lantas, bagaimana skenario pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan sekolah nantinya ?
“Kita akan menerapkan dua kali tatap muka tiap harinya. Dengan begitu, target agar proses pendidikan berjalan optimal sebagaimana harapan orang tua maupun sekolah bisa dicapai. Disisi lain, protokol kesehatan bisa betul-betul berjalan dengan baik, ” ucap Tuaewa.
“Tim protokol kesehatan di sekolah juga sudah kita siapkan dengan jadwal tugasnya.
Target kita adalah agar pelaksanaan skenario pembelajaran tatap muka tidak berjalan berjalan semata -mata untuk memenuhi protokol kesehatan saja, tapi target utama yakni untuk memastikan terjaminnya mutu proses pembelajaran itu aendiri bisa diwujudkan,” kuncinya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: