Distanhorti Provokasi Petani tingkatkan Kualitas Panen Gabah

GLOBALMALUKU.COM, MASOHI – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti-red) Kabupaten Maluku Tengah mulai melakukan sejumlah upaya provokasi terhadap petani agar meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen gabah.

Pasca hadirnya fasilitas gudang beras milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Maluku di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Distanhorti melihat perlunya peran permerintah melalui dinas teknis untuk memastikan bahwa kehadiran bulog dapat benar-benar berimplikasi bagi petani. Dan sebaliknya.
“Gudang beras bulog memang belum beroperasi. Tapi, kita harus bisa memastikan bahwa petani mampu menyediakan beras sesuai dengan permintaan Bulog, ” tandas Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Arsyad Slamat kepada GLOBALMALUKU.COM, akhir pekan kemarin.
Dikatakan, kualitas hasil panen gabah sangat penting bagi bulog. Sebab hanya hanya beras dengan kualitas terbaik yang dibeli kmrn Perusahaan Umum milik Negara ini.
“Harapan kita adalah, hasil panen gabah petani bisa terserap maksimal oleh bulog” ujarnya.
Selain provokasi melalui sosialisasi langsung ke petani tentang kiat menghasilkan beras dengan kualitas premium dan memenuhi standar bulog.
Aksi langsung juga dilakukan dengan memastikan ketersediaan bibit padi varietas unggul, pupuk hingga sarana pendukung produksi.
“Untuk dapat menghasilkan beras dengan kualitas premium yang memenuhi stadar bulog, butuh perlakuan mulai dari tahapan persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Nah, ini yang kita sosialisasikan agar kedepan, beras dengan bulir yang utuh dengan kadar air dibawah 14 persen dapat diproduksi petani,” jelasnya.
“Misalnya, soal kadar air. Ini tergantung pada rentang waktu penjemuran. Lama penjemuran menentukan kualitas beras, ” sebutnya.
Selain melalui sosialisasi, upaya distanhorti untuk menjamin meningkatnya kualitas dan kuantitas panen gabah petani juga dilakukan secara langsung dengan, menjamin tersedianya benih padi varietas unggul, pupuk, hingga saprodi agar upaya meningkatkan hasil panen dengan kualitas premium bisa diwujudkan.
“Saat ini, beras yang berasal dari benih varietas unggul. Pupuk tersedia dalam kapasitas mencukupi. Sawah produktif saat ini mencapai 2.000 hektar. Bukanntidak mungkin, pencetakan sawah juga akan kita dorong bila permintaan beras meningkat,”
Sekadar tahu, gudang beras bulog beserta fasilitasnya di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi hingga saat ini belum dapat dioperasikan. Belum tersedianya jaringan listrik mengakibatkan gudang belum bisa dioperasikan guna membeli dan menampung beras petani. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: