Bupati Ancam Cabut Ijin Pedagang

GLOBALMALUKU. COM, MASOHI – Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengancam akan mencabut ijin pedagang yang menolak divaksinasi. “Kalau ada pedagang yang menolak divaksinasi, ijinnya akan kita cabut, ” tegasnya, kepada wartawan, Rabu (17/3) di Baileo Soekarno, Masohi.
Sekadar tahu, Pedagang merupakan kelompok masyarakat yang tergolong dalam kategori pekerja publik. Vaksinasi untuk kelompok kategori ini sudah berlangsung sejak Selasa, sehari lalu. Sementara vaksinasi kepada kelompok pedagang, baru akan dimulai besok (hari ini-red).
Bersama pedagang, pekerja publik lain seperti TNI/Polri dan tenaga pendidik (Guru) juga divaksinasi pada rentang waktu yang sama.
Minus Kelompok pedagang, unsur III dab enaga pendidik, guru sudah divaksinaai sejak sehari lalu.
Kepada pers, bupati menyebut, ancaman pemberian sanksi ini juga dialamatkan kepada semua pihak yang menolak divaksin.
Oantas, apankorelasinya masuk dalam kelompok pekerja publik.
Khusus bagi para pedagang, ancaman pencabutan ijin usaha didasarkan pada tingkat kerentanan pedagang untuk terpapar atau bahkan turut menyebarkan penyebaran covid-19 yang relatif lebih tinggi dibanding kelompok pekerja publik lain.
“Pedagang merupakan kelompok yang intensitas aktifitas sosialnya sangat tinggi. Kondisi ini mengakibatkan posisi pedagang sangat rentanvterpapar, dan sekaligus juga rentan menjadi kelompok yang menyebarkan virus covid-19,” katanya.
Alasan yang paling utama kenapa bupati sangat tegas mendorong vaksinasi terhadap seluruh kelompok adalah agar secepatnya virus covid-19 bisa berlalu.
Dengan begitu, laju pemgembanga daerah bisa didorong secara optimal.
“Kemajuan daerah dan bangsa kedepan tergantung komitmen beesama kita dihari ini. Mari beri diri divaksin, ” ajak bupati. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: