Sebanyak 189 CPNS Terima SK Dari Walikota Ambon

GLOBALMALUKU.COM, AMBON – Sebanyak 189 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon , hasil seleksi tahun 2018-2019 pada Jumat (19/03/2021), diterima Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, saat apel pagi di Balai Kota.

Penerimaan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada perwakilan CPNS.

Leohanapessy mengatakan, 189 CPNS yang diterima ini ,sudah memenuhi kompetensi sesuai dengan latar belakang mereka masing-masing. Ada yang dokter, guru, penyuluh pertanian, perhubungan, ekonomi, hukum dan lain-lain.

“Dengan demikian, saya akan menyerahkan kalian kepada pimpinan OPD di Pemkot Ambon yang oleh BKPSDM akan mengatur pada bidang-bidang kompetensi yang ada. Saya berharap kepada OPD yang akan menerima dapat memberikan pembinaan yang baik kepada mereka,”jelasnya

Menurutnya, menjadi ASN ini sudah semakin sulit, selain kecerdasan dibutuhkan juga keterampilan, dan harus dibekali dengan integritasnya.

Dengan lolosnya 189 ASN ini, Walikota mengatakan, otomatis mereka sudah bisa mengoperasikan komputer. Karena mekanisme tes itu dilakukan secara online, itu modal, dimana saat ini semua ada pada sebuah dunia digitalisasi . Oleh karena itu seluruh pegawai harus menguasai IT.

“Saudara liat sendiri pada saat mengikuti tes itukan secara online, setelah selesai tes hasilnya sudah muncul pada layar yang sudah ada. Jadi sama sekali tidak ada peluang untuk melakukan transaksi, tidak ada lagi peluang untuk mengambil kebijakan. Ini berbeda dengan pegawai-pegawai yang lain, karena saudara sudah mulai start dengan kecerdasan yang cukup, pengetahuan dan ketrampilan,”tandasnya.

” Walikota berharap agar mereka tetap mengasah kecerdasan untuk bersaing dalam kompetensi yang semakin berat, agar mereka bisa mengembangkan dirinya untuk maju.

“Oleh karena itu, tingkatkan diri dengan bahasa sehingga membuka ruang untuk bisa berkompetisi. Perhatikan betul nilai-nilai etika pemerintahan, karena nantinya kalian akan berhadapkan dengan pimpinan, dan staff. Selain itu, etika perlu diperhatikan karena menjadi bagian komponen kerjasama dalam rangka tata pemerintahan yang baik,”ujarnya. (AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: