PT Nusaina Kucurkan DBH Sawit Rp. 4,58 Milyar untuk Negeri Kobi dan Maneo

GLOBALMALUKU.COM, KOBI – Managemen PT Nusaina, resmi mengucurkan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit kepada Pemerintah Negeri Kobi dan Pemerintah Negeri Maneo Kecamatan Seram Utara Timur Seti sebesar Rp. 4,58 Milyar.
Besaran ini diperuntukan kepada dua negeri dengan besaran masing -masing, Rp. 2,28 Milyar kepada negeri Kobi dan Rp. 2.3 Milyar untuk Negeri Maneo.
Human Resource Departmen (HRD) PT Nusaina Alhidayat Wajo berkenan menyerahkan secara simbolis DBH sawit kepada Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Kobi Mustafa Kiahaly, dan KPN Maneo Nikolaus Boiratan di ruang pertemuan Negeri Kobi Sadar, pada Selasa (23/3).
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Johanes Noya, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Zakir Latuconsina, Camat Seram Utara Timur Seti, Didiek Pristiwarso, Kapolsek Wahai yang diwakili oleh Wakapolsek Wahai serta masyarakat dua negeri bertetangga tersebut hadir dan menyaksikan langsung realisasi DBH sawit saat itu, di Balai pertemuan Negeri Kobi Sadar.


HRD PT Nusaina Alhidayat Wajo merinci, DBH sawit yang dikucurkan saat itu sebesar Rp. 4.589.816.392. Total dana yang ada merupakan akumulasi dari nilai DBH 68 bulan (2015-2020) pada luasan lahan 4000 Ha.
“Negeri Maneo mendapat sebesar Rp2.300.000.000 dan Negeri Kobi sebesar Rp2.289.816.392. Total  keseluruhan DBH berjumlah 4.589.816.392,” jelas Wajo.
DBH sawit PT nusaina, sejatinya dibayarkan per semester atau setiap 6 bulan sekali.
Dan, DBH yang direalisasikan saat itu, tidak termasuk dengan DBH untuk tahun 2021.
“Untuk bagi hasil periode Januari 2021 sampai Juni 2021 akan dibayarkan setelahnya,” timpalnya.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Tata Pemerintahan, Johanes Noya dalam kesempatan itu menyatakan, realisasi DBH merupakan tindak lanjut dari pendataan luas lahan tanam kelapa sawit pada luasan dua negeri yang dimitrakan dengan PT Nusaina.
Selanjutnya, dana DBH sawit yang diterima pemerintah dua negeri akan disalurkan lagi kepada masyarakat di negeri masing-masing secara adil, sesuai dengan mekanisme.
Camat
“Kegiatan saat ini merupakan tindak lanjut dari identifikasi terhadap luas lahan Negeri Kobi dan Maneo yang ditanami kelapa sawit sebelumnya, ” tandas Noya.
“Luasan lahan kemitraan dua negeri yang ditanami kelapa sawit seluas kurang lebih 4 ribu hektar,” terangnya.
Terhadap DBH sawit yang telah disalurkan PT Nusaina, Kepala Pemerintah Negeri Kobi Mustafa Kiahaly memastikan akan secepatnya menyalurkan dana tersebut kepada masyarakatnya.
Untuk memastikan dana dimaksud tersalur dengan baik, Kiahaly meminta peran serta masyarakat guna mengawal realisasi panyaluran di lapangan.
“Mari sama-sama katong kawal realisasi pembayaran. Kalau ada hal-hal yang dinilai tidak sesuai, segera dikoordinasikan,” ajaknya.
Hal yang sama diutarakan KPN Maneo Nikolaus Boiratan. Dikatakan, terpenting dari semua proses yang akan dilakukan adalah bagaimana menjaga dan merawat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan.
“Segera, dana ini akan kita salurkan kepada masyarakat. Kedepankan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan dan persaudaraan antar masyarakat,” pesannya.
“Semua persoalan pasti ada jalan keluarnya, ” kuncinya.
Sekadar tahu, guna memastikan realisasi DBH sawit di tingkat negeri tepat sasaran berjalan secara baik, kedua negeri memercayakan seluruh proses didampingi oleh kuasa hukum.
Tuntas dengan negeri Kobi dan Maneo, pembayaran DBH sawit juga akan direalisasikan kepada Pemerintah Negeri Aketernate Kecamatan Seram Utara Timur Seti. Diagendakan, penyaluran dilakukan hari ini, Rabu (24/3). (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: