Aktivitas Penambangan Makin Tidak Terkendali, Bupati Minta Warga dan Pemerintah Negeri Lebih Awas

MASOHI, GLOBALMALUKU. COM – Intensitas penambangan emas secara manual di Pantai Pohon Batu Negeri Tamilouw Kecamatan Amahai makin tinggi. Arus orang yang datang ke lokasi pantai pohon batu bukan berkurang pasca terbitnya himbauan dari pemerintah, malah meningkat tajam tiap harinya.

Pantauan media GLOBALMALUKU. COM, sekira ratusan lebih orang masih terlihat berada di lokasi pantai pohon Batu yang merupakan areal penemuan perdana butiran emas pada Senin(29/3).
Memang masih didominasi oleh warga setempat, namun aktifitas penambangan emas dengan cara melakukan penggalian di bibir pantai makin meningkat.
Bupati Maluku Tengah Tuasikal yang dimintai tanggapannya terkait kondisi ini menyerahkan sepenuhnya permasalahan yang berkaitan dengan pengelolaan tambang mineral. Apakah secara manual sebagaimana yang dilakukan oleh masyarakat saat ini pengelolaan dengan menggunakan teknologi teknologi, semua diserahkan kepada pemerintah pusat.
“Kewenangan tentang pengelolaan Sumber Daya Mineral ada di pemerintah pusat. Jangan kita melampaui kewenangan, ” tandasnya.
Hanya saja, bupati mengaku khawatir bila aktifitas penambangan berdampak pada terganggunya stabilitas keamanan, dan kerusakan lingkungan.
Mengantisipasi hal itu, bupati meminta peran serta seluruh elemen masyarakat. Terkhusus warga Negeri Tamilouw dengan memastikan kondusifitas keamanan tetap terpelihara.
“Peran serta seluruh elemen masyarakat Tamilouw sangat penting disini, ” katanya.
Kekhawatiran besar bupati juga terletak pada ancaman kerusakan lingkungan bila tidak ada pengawasan ekstra dari pemerintah negeri dan masyarakat.
“Bila pengawasan dilakukan secara ketat, penggunaan mercury dan zat kimia berbahaya lain bisa dicegah. Kita khawatir bila diam-diam aktifitas penambangan telah berlangsung di hulu sungai. Lokasi dimana dicurigai menjadi titik lokasi sumber emas,” serunya.
“Bila aktifitas penambangan terus dilakukan, maka, zat kimia berbahaya berpotensi lolos masuk ke Tamilouw. Ini yang sangat kita khawatirkan karena bukan saja lingkungan yang akan terdampak, namun juga kelangsungan hidup masyarakat ikut terancam ,” kunci bupati.

(MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: