Bawaslu – Politeknik Negeri Ambon Teken MoU PKL Pengawasan

Masohi,GLOBALMALUKU.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tengah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Praktek Kerja Lapangan (PKL), Sosialisasi, Seminar, Workshop dan Pelatihan Pengawasan dengan Politeknik Negeri Ambon PDD Masohi, Selasa (6/4).

Bertempat di ruang Pertemuan Bawaslu Malteng, penandatanganan MoU antara dua lembaga ini dilakukan langsung oleh pimpinan kedua lembaga. Yakni Rizal Sahupalla selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Maluku Tengah, Dan Daddy Mairuhu selaku
Direktur Politeknik Ambon PDD Masohi.
Direktur Politeknik Ambon PDD Masohi, dalam sambutannya usai penandatanganan MoU menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan saat Itu.
Pasalnya menurutnya, kegiatan dimaksud sejalan dengan program pemerintah melalui menteri pendidikan dan kebudayaan yakni, program “Kampus Merdeka” dan “Merdeka Belajar”.
“Perguruan tinggi tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada kemitraan. Penandatanganan MoU dengan Bawaslu Malteng saat ini merupakan salah satu wujud kemitraan yang diamanatkan pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu,” ucap Mairuhu.
Dikatakan, ada implikasi positif dari penandatanganan nota kesepahaman ini. Baik bagi Politeknik maupun Bawaslu. Namun menurutnya, esensi terpentingnya adalah bagaimana Kegiatan saat itu dapat berimplikasi terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Maluku Tengah.
Senada dengan Mairuhu, Ketua Bawaslu Malteng, Rizal Sahupalla mengatakan, penandatanganan MoU dua lembaga ini diharapkan dapat berimplikasi luas selain memberikan pengetahuan tentang Pengawasan Pemilu terhadap Mahasiswa selaku pengawas partisipatif.
“Sasaran kita (Bawaslu Malteng) adalah dapat membetikan pemahaman terkait pengawasan pemilu Politik bagi Mahasiswa yang menjalankan studi di Sekolah Tinggi maupun Universitas,” Ujar Sahupalla.
Dikatakan, kegiatan saat Itu adalah awal. Kegiatan serupa juga akan dilakukan di lembaga-lembaga pendidikan tinggi lain di Kabupaten Maluku Tengah.
“Sosialisasi tentang Pengawasan Pemilu dan pendidikan politik serupa juga akan kita lakukan di lingkungan kampus lain di Maluku Tengah. Harapannya adalah agar pelaksanaan pemilu di Tahun 2024 lebih optimal,” tutupnya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: