HUT M1R Berlangsung Dengan Penuh Kesederhanaan

Ambon, GLOBALMALUKU.COM – Maluku Satu Rasa Salam-Sarane Bersatu(M1R) adalah organisasi masyarkat Maluku yang menghimpun semua Basudara baik dari Salam maupun dari Sarane , suatu ikatan organisasi yang merupakan satu persekutuan anak-anak Maluku yang berada di dalamnya Pela dan gandong ,serta hidup orang basudara yang sangat erat.

HUT M1R yang berlangsung di Kristiani Center, Sabtu(10/4/2020) berlangsung dengan penuh kesederhanaan .Turut hadir dalam HUT tersebut Ketua DPD M1R Marsello.Lalopua,sesepu Maluku atau orang tua dari anak-anak Maluku ,dalam hal ini Wakil Gubernur Maluku Barnabas .N.Orno , ketua dewan pembina Beatrix Orno , Retty Nanuleta , serta para pendiri M1R Maluku dan semua putra -Putri M1R yang terlibat langsung dalam Organisasi tersebut.

Dalam sambutannya ketua DPD Maluku Satu Rasa(MIR) Marsello.Lalopua mengatakan ada makna tersendiri yang Beta ambil,yaitu ada jiwa-jiwa Pattimura muda pasti ada dan menyala-nyala dalam Katong punya hati, dan dalam ucapan syukur Ultah yang ke -3 tahun ,ujarnya.

“Diusia yang masih mudah ini, banyak tantangan yang kami hadapi ,tapi sebagai orang yang percaya kepada Allah , walaupun banyak persoalan yang terjadi, tetapi kita dapat menyelesaikannya dengan segala baik ,demi memajukan M1R kearah yang lebih baik lagi .”Perjalanan kita masih panjang kedepan , kita masyarakat, masih berpegang pada semboyang Negara kita yaitu Bhinneka Tunggal Ika :walaupun berbeda-beda tapi tetap satu, tandasnya.

Lebih lanjut, Lalopua juga katakan dalam sambutannya, potong di kukuh rasa di daging,Ale rasa Beta rasa itulah hidup orang Basudara dalam bingkai hidup Pela Deng gandong ,sagu salempeng di patah dua.

Lalopua berharap , M1R tetap bersatu karna M1R bukan hanya sebagai organisasi saja ,akan tetapi sebagai wadah untuk putra putri Maluku ,untuk berkumpul dan mebangun Maluku kearah yang lebih baik,ungkapnya.

Sementara itu,wakil Gubernur Maluku Barnabas .N.Orno dalam sambutannya juga katakan, sebagai anak adat kita harus menghormati adat istiadat kita sebagai anak Maluku,ujarnya

Dirinya menjelaskan, kalau bung Karno dan bung Hatta kalau tidak menyapa mereka bung , pasti tidak ada lebih yang mereka rela berkorban,untuk memerdekakan negara Indonesia , jadi bung Novi Sapulete , dan bung Poli Tanasale sebagai pendiri ,beliau berdua ini merupakan bagian dari para pendiri yang adalah dasar dari berdirinya organisasi M1R,jadi jangan lupa itu, ajaknya kepada sejumlah putra-putri M1R Maluku.

“Pernah bung Karno berpidato , jangan sekali -sekali melupakan sejarah ,bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan adat- istiadat ,apalagi Maluku adalah negeri raja-raja ,,Maluku ini punya adat ,Maluku ini punya rumah tua, sebut Orno.

“Orang Maluku ini ,kalau tidak punya rumah tua ,berarti dia tidak mau tahu dia punya asal-usul. Sayangnya ,orang Maluku lebih khusus ,untuk kita orang Kristen bahasanya sudah luntur itu ruginya kita disitu, beber Orno.

Orno katakan bahasa,dan Adat-istiadat, serta tari-tarian adalah indentitas kami anak Maluku, saya ketika masih menjadi bupati ,itu paling senang ketika anak-anak sekolah nyanyi dengan bahasa dan tari-tarian adat di dendangkan,jelasnya.

“kita orang Maluku, tidak punya harta tapi kita orang Maluku kaya keluarga , kita anak Maluku mempunyai kasih ,dan kasih tidak selamanya memberi ,tapi saat ini kita saling mengingatkan kalau tidak kita akan rugi semua,tuturnya.

Dalam sambutannya wakil Gubernur Maluku juga katakan Binkai NKRI harus kuat,yaitu lewat Maluku Satu Rasa Salam-Sarane bersatu.

“Sebagai sesepu Maluku ,Orno menegaskan semestinya ,seluruh elemen masyarakat ,seluruh elemen kepemimpinan di Maluku ini , mesti menggandeng organisasi seperti ini ,untuk mempererat rasa persaudaraan di Maluku.”Dengan dialeg Ambon Orno mengungkapkan Beta biasa bilang dimana-mana ,bahwa Katong orang Maluku ini , Jauh sebelum ada agama-agama formal,leluhur kita sudah mengenal agama lewat budaya dan adat-istiadat mengajarkan yang baik-baik itu di rumah tua ,dan generasi sekarang ini, sepertinya terkikis kembali .”Beta sering ke negeri salam atau desa dan perkampungan, mereka masih bisa berbahasa daerah ,dan Beta bilang jaga bahasa daerah ini bae-bae,karna kebanyakan di daerah Ambon Lease Kristen, sudah tidak ada bahasa lagi , dan ini merupakan suatu kerugian besar , jelas Orno dalam sambutannya.

Ia mengajak Maluku Satu Rasa Salam Sarane Bersatu(M1R)juga memonitori , situs-situs budaya kita itu, jangan di rusakkan ,tapi mestinya di lindungi, karna pemerintah butuh pikiran ,pemerintah butuh dorongan dari anak-anak Maluku.

“M1R adalah, organisasi yang sangat luar biasa ,karna selama ini pemerintah mencari-cari model untuk bagaimana membuat masyarakat itu rasa nyaman, aman, ternyata ini salah satu indikatornya, papar Orno di selah-selah HUT M1R.

Ia juga menekankan, kita harus bersatu , dan memajukan kearifan lokal ,serta budaya dan adat- istiadat harus di jaga dengan baik dan di hidupkan kembali.

Ketua Dewan Pembina M1R Beatrix Orno ,dalam sambutannya juga katakan , kita harus bersyukur di tengah-tengah covid-19 yang masih kita gumuli ,tetapi juga situasi dimana saudara-saudara kita di NTT yang mengalami bencana dan berada dalam situasi pemulihan Pascah banjir dan mengalami badai Seroja ,dan Tuhan tetap baik bagi kita. “Dan di hari ini ,Syukur HUT Maluku satu rasa salam sarane Bersatu yang ke -3 Tahun.Dirinya katakan saya masih ingat pada waktu pelantikan DPD M1R SSB Provinsi Maluku ada visi misi yaitu, mewujudkan pemuda-Pemudi Maluku satu rasa agar mampu menjadi pribadi yang tangguh ,mandiri, terampil,berakhlak , dan berkualitas untuk menjaga keutuhan NKRI sebagai ,persekutuan yang sama-sama kita cintai ,serta mempererat tali persaudaraan diantara pemuda-pemudi Maluku Salam-Sarane berdasarkan Pela gandong,ujarnya .

Lewat sambutan yang di berikan Ketua DPD M1R ,Katong punya tema potong di kuku rasa di daging ,ungkap istri Wakil Gubernur Maluku, potong di kukuh rasa di daging ,sebagai ketua dewan pembina ,bahwa kami punya satu harapan dan catatan ,bahwa organisasi Maluku Satu Rasa Salam Sarane ini, adalah organisasi perhimpunan orang Basudara , yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan ,itu berarti bagi kami dewan pembina ,sama-sama kita maknai bahwa perhimpunan ini adalah ,perhimpunan Ade -kaka orang Basudara dari masyarakat Maluku, yang berada dalam bhinkai NKRI yang sama-sama kita cintai,ungkapnya.

“Saya mau bilang dalam syukuran HUT M1R dan juga syukuran paskah di hari ini ,ada tiga catatan yang saya coba tampilkan , sebagai pemuda-pemudi Salam-Sarane bersatu lanjutkan lah cita-cita perjuangan masyarakat Maluku, yang maju ,adil,makmur ,sejahtera,tetapi juga takut Tuhan, bermanfaatlah bagi banyak orang ,dalam kehidupan orang Basudara yang tadi di sampaikan potong dikukuh rasa di daging ,tidak ada perbedaan orang Maluku baik Salam maupun Sarane ,itu berarti dalam kehidupan orang Basudara , kita harus menjadi berarti bagi bangsa Indonesia ,tapi juga bagi Tuhan , himpun dan budayakanlah ,berdayakanlah dan tingkatkanlah ,kualitas saudara-saudari pemuda dan pemudi Maluku dalam semangat persatuan dan persaudaraan Pela gandong ,bhinkai akang di dalam Pela gandong ,berdasarkan Budi pekerti ,berdasarkan nilai-nilai Pancasila ,berdasarkan nilai-nilai adat dan budaya orang Maluku supaya terwujud Masyarakat Maluku yang maju dan sejahtera ,tetapi juga berwujud juga pada masyarakat Maluku yang punya martabat ,yang bersatu ,dan berdayaguna ,bermanfaat bagi banyak orang,tegasnya.

“Dirinya juga katakan Maluku satu rasa Salam -Sarane bersatu,didalamnya orang-orang mudah ,pemuda- pemudi ,Bu dan usi harus cerdas dan berkualitas ,jangan sampai di sebutkan organisasi abal-abal , tekan Srikandi Maluku ini.

Harapnya ,semoga Maluku Satu rasa Salam -Sarane Bersatu ini , nantinya jadi berkat pemersatu bagi orang Basudara ,Salam -Sarane di Maluku dan sekitarnya , dan saya mau bilang ,orang tatua pung pepatah yang selalu Katong ingat ,Ale Deng Beta Orang Basudara ,sebagai anak-anak Maluku ,Katong harus jaga tanah leluhur ini Deng bae.Jaga akang bae-bae ,mari bung Deng usi Katong bersatu ,mari Katong manggurebe maju saling baku tongka ,baku topang , laeng Lia laeng laeng tolong laeng , satu susah laeng bantu, salele lengan baju ,salele tangan baju, Ika pinggang ikat pinggang ini deng kaeng , Beta mau bilang Ika tali kaeng di pinggang lalu gulung kaki calana , mari Katong sama-sama kerja jadi berkat ,lewat kerja dan perbuatan ,supaya Maluku ini maju Deng bae-bae , maju dan orang kenal , agar orang di luar sana hitung Maluku ,agar orang di luar sana hitung anak-anak Maluku ,agar orang di luar sana hitung pemuda dan pemudi Maluku yang Kabaresi ,yang cerdas ,berkualitas ,yang punya potensi , yang bermanfaat bagi banyak orang ,dan yang berarti bikin Bae for Maluku,tutupnya.

(AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: