DPR Promal Desak Bupati Percepat Pengisian Kekosongan Jabatan Raja

Masohi, GLOBALMALUKU.COM – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa mendesak Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua untuk segera mengupaya pengisian kekosongan Jabatan Raja pada negeri-negeri adat di Maluku Tengah.

Mayoritas negeri adat masih dipimpin oleh Penjabat (Pj) jadi alasan Laitupa angkat suara.
“Kekosongan Jabatan KPN Defenitif Terkhusus Di Negeri – Negeri adat harus segera diisi,” tegasnya.
Terisinya jabatan Raja, menurutnya sangat penting guna keberlangsungan pemerintahan di tingkat negeri. Dan, disisi lain, dapat meminimalisir potensi konflik di negeri.
“Kekosongan Jabatan Raja dalam masa waktu yang panjang akan berdampak perkembangan pembangunan, pelayanan publik dan Pemberdayaan masyarakat. Disisi lain potensi konflik kepentingan di negeri makin melebar ,”sebutnya.
“Bupati harus melihat ini sebagai persoalan yang urgen dan perlu penanganan secepatnya,” timpal Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku ini.
Laitupa yang juga mantan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Maluku Tengah ini mengakui bahwa upaya mengisi kekosongan jabatan Raja tidak semudah membalik telapak tangan. Namun, menurut dia, Itu bukan dalil untuk mengendorkan niat Dan komitmen untjk Memajukannoeaepakbolaan daerah.
“Visi Bupati Dan Wakil Bupati Maluku Tengah salah satunya adalah menjadikan Malteng “Jendela Indonesia Timur”. Visi ini hanya bisa diwujudkan bila pembangunan di negeri-negeri bisa didorong optimal. Solusinya untuk Itu hanyalah Negeri Adat harus dipimpin oleh KPN defenitif. Bukan Penjabat, ” timpalnya.
“Pj yang tidak Mampu mengemban tanggung jawab mempercepat proses lahitnya KPN defenitif harus segera dievaluasi. Jangan terus dipertahankan,” kuncinya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: