Menolak Disebut Kumpul Kebo, Ini Alibi BW

Masohi, GLOBALMALUKU.COM – BW bersama pihak keluarga menggelar press confference, Senin (19/4) di kediamannya, kawasan Rumah Rakyat Kelurahan Namaelo, Kota Masohi.

Imbas dari pemberitaan salah satu media lokal tentang ranah privasi BW disebut telah berimplikasi pada tugas dan tanggung jawabnya selaku tenaga pengajar. Dan, sisisi lain, sangat meresahkan pihak keluarga BW.
Itulah mengapa press confference digelar.
Kepada wartawan, BW secara tegas menolak penyematan kata “kumpul kebo” dalam hubungannya dengan JW sebagaimana dilansir media.
Sebab, dirinya sudah tidak lagi berstatus “bebas”. Bukan lagi istri orang. Begitupun sebaliknya dengan JW.
BW sebelumnya bersuamikan OL. Tidak diketahui alasan mengapa dia dan OL tidak lagi tinggal serumah. Tapi pasca “berpisah” dirinya lalu menjalin hubungan dengan JW. Bahkan, sudah tinggal serumah.
“Jadi, kita (dia dan OL) sudah resmi berpisah,” tandas BW sembari menunjukan surat pernyataan cerai yang ditandatangani bersama antara dia dan OL. Surat dimaksud tertanggal 27 April 2020.
Meski mengklaim sudah resmi berpisah, BW pada kesempatan yang sama juga mengakui bahwa status cerai dengan OL secara hukum belum ada.
Ini karena, rekomendasi dari instansi tempat dia mengabdi yakni, Kementrian Agama Kabupaten Maluku Tengah belum dikantongi BW.
“Kita sudah mengajukan permohonan perceraian sejak jaman Kepala Kamdepag bapak Usman Bahta,” sebutnya.
Dalam keterangannya, BW tidak sedikitpun mengungkap tentang alasan mengapa pengajuan permohonan cerainya belum direstui Kakandepag Maluku Tengah hingga saat ini.
Meski begitu, dipastikannya bahwa upaya mengantongi rekomendasi akan terus dilakukan.
“Sebelumnya, kita berpikir bahwa surat pernyataan ini hanya akan disampaikan ke pengadilan saja. Tapi kalau surat ini harus disampaikan, akan kita sampaikan besok,” ikrarnya.
Sementara itu, mewakili pihak keluarga, Arthur Wattimena mengungkapkan kekecewaannya atas pemberitaan yang menurutnya telah masuk ke wilayah privasi. “Ini bukan masalah pekerjaan, tapi masalah privasi. Dan, ini sangat merugikan kita,” katanya.
Arthur berharap, dengan penyampaian informasi tentang surat pernyataan cerai yang ditandatangani BW dan OL ini, restu berupa rekomendasi dari pihak kandepag bisa secepatnya menjawab permohonan perceraian BW dan OL untuk selanjutnya dapat dipakai untuk proses lebih lanjut di pengadilan.
“Semoga dengan pemberitaan nanti Kandepag bisa secepatnya memroses rekomendasi tersebut,” harapnya.

(MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: