Tinjauan Implementasi Smart City, Pemkot Sampaikan Enam Program Kerja Unggulan

Ambon, GLOBALMALUKU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyampaikan enam program kerja unggulan di dalam KegiatanTinjauanLapanganImplementasi Kota Cerdas (Smart City) tahun 2021. Keenam program kerja unggulan tersebut, masing – masing mewakili enam dimensi pengembangan Smart City di kota Ambon.

Demikian disampaikan Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler, dalam sambutannya ketika membuka KegiatanTinjauanLapanganImplementasi Kota Cerdas (Smart City), Senin (24/5/2021) di Balai Kota.

“Enam dimensi dalam pengembangan Smart City di kota Ambon, yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment,” ujar Wawali.

Dijelaskan, program kerja unggulan yang mewakili masing – masing dimensi tersebut adalah adalah Pembangunan Command Center oleh Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian, Fasilitas Pengembangan Karya Musik oleh Dinas Pariwisata & Kebudayaan, Pengembangan Urban Farming Dan Pertanian Organik oleh Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan.

Selain itu, ada “On The Spot Promotion KB” Dan Pelayanan KB Mobile oleh Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana, Forum Anak Kota Ambon oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat & Desa, Serta Pembuatan Bank Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup & Persampahan.

Wawali menjelaskan sejak tahun 2019, kota Ambon telah masuk dalam 100 kabupaten/kota terpilih untuk pengembangan Smart City dari Kementerian Kominfo RI kerjasama dengan kementerian lainnya. Selanjutnya pengembangan smart city ini terus dievaluasi tiap tahun

“Dengan adanya tinjauan lapangan ini, dimana Kota Ambon menyampaikan enam program kerja unggulan ini, diharapkan nilai evaluasi masterplan smart city kota ambon akan maksimal,“harap Wawali.

Sementara itu, Windy Gambetta, selaku Tim Assesor Implementasi Ambon Smart City dalam sambutannya mengatakan,kegiatan Tinjauan Lapangan Implementasi Smart City ini dilakukan untuk melihat bagaimana rencana dalam master plan sekalius permasalahan dan kemajuannya.

Gambetta menjelaskan, Ambon sebagai salah satu kabupaten/Kota yang terpilih dalam pengembangan smart city saat ini belum smart, namun diharapkan akan menjadi kota yang smart di tahun – tahun mendatang. Untuk itu dalam implementasinya, Ambon smart city tidak hanya dikerjakan oleh Pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan kolaborasi dengan kalangan akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Tentunya Pemerintah tidak dapat menjadikan kota ini smart tanpa adanya kerjasama dan koborasi dari berbagai pihak, termasuk di dalamnya akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Gambetta menandaskan, di tengah-tengah situasi Pandemi Covid 19, menjadi kesempatan yang baik bagi implementasi smart city, yakni dengan penggunaan teknologi yang dapat menunjang semua aktivitas pelayanan publik.

KegiatanTinjauanLapanganImplementasi Kota Cerdas (Smart City) tahun 2021, untuk kota Ambon direncanakan berlangsung selama dua hari, 24 – 25 Mei 2021 dengan kegiatan pemberian materi lewat sistem daring, dan dilanjutkan dengan tinjauan lapangan sekaligus melakukan wawancara dengan penerima manfaat program di lokasi implementasi program unggulan. (MCAMBON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: