Aketernate Terima Dana bagi hasil Kemitraan Rp. 3,3 Milyar dari PT Nusa Ina Group

Seti, GLOBALMALUKU.COM – Tuntas dengan Negeri Kobi dan Maneo Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, managemen PT Nusa Ina Group (NIG) kembali merealisasikan dana bagi hasil kemitraan. Kali ini, Kamis (27/5) hal serupa dilakukan kepada Negeri Aketernate Kecamatan Seram Utara Timur Seti, pada Kamis (27/5).

PT Nusaina Group adalah perusahaan yang bergerak dibidang Perkebunan Kelapa Sawit. Selain tiga Negeri yang ada. Kemitraan PT Nusaina Group juga terjalin dengan beberapa negeri di Kecamataan Seram Utara Barat.
Minus Negeri Kobi, Maneo dan Negeri Aketernate, Negeri lain yang bermitra dengan PT Nusaina secara rutin menerima dana bagi hasil kemitraan.
Realisasi pembayaran dana bagi hasil kemitraan kepada tiga negeri ini sendiri baru bisa ditunaikan PT NIG pada tahun 2021. Ini karena mengemukanya berbagai permasalahan pada lahan yang telah dimitrakan dengan PT NIG.
Campur tangan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dengan membentuk tim identifikasi luas lahan tanam kelapa sawit pada luasan lahan kemitraan dengan PT Nusa Ina berhasil mencairkan berbagai persoalan yang mengemuka. Walhasil, realisasi pembayaran dana bagi hasil kemitraan bisa terlaksana.
Berlokasi di balai pertemuan Negeri Aketernate, dana senilai Rp. 3.327.965.967. ini direalisasikan secara simbolis oleh
Manager HRD PT. Nusa Ina Group Alhidayat Wajo kepada Ketua Saniri Negeri Aketernate Abraham Ehmuitam dan disaksikan oleh Pj KPN Aketernate Yopy Musalulnam unsur terkait dan segenap warga Negeri Aketernate.
Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Kabag Pemerintahan Johanes Noya, Kadis Perkebunan dan Peternakan Zakir Latuconsina, pengacara PT Nusaina Daniel Nirahua
Manager HRD PT Nusa Ina Group, Alhidayat Wajo menjelaskan, total dana dimaksud merupakan akumulasi dana kemitraan selama 68 bulan (Nopember 2015 – Juni 2021) untuk luasan lahan 700 Ha lahan yang ditanami kelapa sawit.
“Hari ini, kita serahkan secara simbolis saja. Besok (hari ini), bersama dengan saniri dan Pj KPN, pemindahbukuan dana dari rekening PT Nusa Ina Group ke rekening pemerintah Negeri kita lakukan,” jelas Alhidayat.
Diharapkan, dana yang ada dapat disalurkan dengan benar. Agar tujuan kemitraan benar-benar dapat terwujud. Yakni, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bila afa kendala dalam penyaluran, kita (Perusahaan) siap membantu semampu kita. Bisa juga dikoordinasikan dengan pihak pemerintah Kabupaten Maluku Tengah,” pesannya.
Sementara itu, Kabag Pemerintahan Johanes Noya dalam arahannya mengemukakan tentang posisi pemerintah daerah dalam kerja sama kemitraan pemerintah negeri Aketernate dengan PT Nusa Ina.
Dijelaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu ada bersama masyarakat dan pemerintah negeri.
“Terpenting adalah, jangan mudah terhasut. Biarkan pemerintah negeri dan saniri melaksanakan tugasnya dengan baik ahar tujuan kemitraan yakni meningkatnya kesejahtetaan masyarakat bisa terjawab dengan dana yang ada,” pesannya.
“Ingat, keyerlambatan realisasi dana dari PT Nusa Ina Group ini terjadi karena masyarakat mudah terhasut,” sentilnya.
Noya juga menyinggung tentang luasan lahan kemitraan yang belum dimanfaatkan (Ditanami) oleh PT Nusa Ina Group. “Luasan lahan yang masih kosong, kedepan pasti ditanami oleh perusahaan. Yang penting, masyarakat jangan mudah terprovokasi,” pesannya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: