Terkini,150 Rumah dan 3 Tempat Ibadah Rusak, 7227 Jiwa Mengungsi

Masohi, GLOBALMALUKU.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6 1, Rabu (16/6) yang menghantam Kecamatan Tehoru mengakibatkan sebanyak 250 rumah warga dan 3 tempat ibadah rusak. 7227 jiwa warga terpaksa mengungsikan diri ke wilayah pegunungan.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (17/6), kerusakan rumah warga tersebar di hampir seluruh negeri di Kecamatan itu dengan tingkat kerusakan berfariasi.
” Rinciannya, kerusakan rumah di Negeri Saunulu sebanyak 70 rumah, Negeri Yaputi 15 rumah, Negeri Tehoru 8 rumah, Negeri Haya 20 rumah.
Dusun Pasalolu, Negeri Tehoru sebanyak 12 rumah, dan Negeri Mahu 25 unit Rumah.
Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum dan rumah ibadah di Negeri Tehoru dan Saunulu,” tulis Kepala BPBD Abdul Latif Key melalui pesan whatsapp.
“Di Negeru Tehoru, Kerusakan tempat ibadah juga diketahui menimpa rumah ibadah dan Talud penahan ombak,” sambung Latif.
Gempa dengan magnitudo relatif besar yang disusul dengan dampak kerusakan yang masif, memicu terjadinya arus pengungsian.
Sebanyak 7227 jiwa warga memilih mengungsikan diri ke lokasi-lokasi yang dianggap aman dari ancaman Tzunami.
Menurut Latif, arus pengungsi terkonsentrasi di empat lokasi. “Tersebar di pegunungan desa Haya, Tehoru, Saunulu dan Yaputih,” ungkapnya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: