PBM Daring dan Luring Berpeluang Kembali Diterapkan

Masohi, GLOBALMALUKU.COM – Rencana pemberlakuan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka dimungkinkan ditinjau kembali pasca melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah.

PMB Dalam Jaringan atau Daring maupun Luar Jaringan atau Luring, kemungkinan besar diterapkan kembali mengingat jumlah orang terpapar Covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah meningkat beberapa waktu terakhir.

Cilakanya, virus Covid-19 makin ganas. Karena kelompok tenaga kesehatan (Nakes) yang notabene sudah divaksin sudah disasar Angka mencapai 52 kasus.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Askam Tuasikal menyatakan, wewenang memutuskan peninjauan kembali pemberlakuan PBM tatap muka beerada di Gugus Tugas Covid. Bukan Dinas Pendidikan selaku instansi teknis yang menangani masalah pendidikan anak bangsa.

“Yang berwenang memutuskan peninjauan kembali keputusan terhadap pelaksanaan PBM Tatap Muka hanya ketua Gugus Tugas, dalam hal ini Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua. Tapi pertimbangan untuk peninjauan kembali akan kita koordinasikan dengan Bupati,” ikrar Askam.

Hanya saja, untuk langkah antisipasi, agar penyebaran covid tidak makin meluas dan menyasar ke pendidikan, Askam menghimbau kepala sekolah yang wilayah sekolahnya terpapar Covid untuk dapat mengambil kebijakan membatasi pelaksanaan PBM tatap muka.

“Bila ada wilayah yang masuk zona merah, lebih baik dipertimbangkan untuk melaksanakan PBM Daring. Jangan dipaksakan PBM tatap muka,” imbuhnya.

“Sembari menunggu putusan Bupati selaku ketua gugus tugas Covid, langkah antisipasi perlu dilakukan,” tutupnya. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: