Kejari Malteng Klaim serius Tangani Kasus Dugaan Korupsi DD – ADD Negeri Sehati

Masohi, GLOBALMALUKU.COM | Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, A. O. Mangontan menggaransi proses hukum kasus dugaan Korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) Negeri Sehati Kecamatan Amahai berjalan optimal.

Kepada Pers, Selasa (10/8), dirinya menegaskan tidak main-main dengan kasus yang ditangani lembaga yang dipimpinnya. Terkhusus, soal dugaan tindak pidana Korupsi DD dan ADD.
“Kita sempat terkendala Covid, tapi kasus ini kita pastikan berjalan maksimal,” tandasnya.
Menurut Mangontan, Pengumpulan data dan pemeriksaan sejumlah saksi telah dilakukan. Dan, saat ini, kasus dimaksud sudah masuk tahap penyelidikan.
“Sudah masuk Dik. Tadi saksi ahli dari Dinas PU juga baru hadir,” timpalnya.
Sekadar tahu, kasus dugaan korupsi Desa DD dan Alokasi ADD Negeri Sehati ini tercatat sebagai Kasus Dugaan Korupsi Jumbo.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Malteng mencatat, total kerugian negara dalam kasus ini menyentuh angka 3 Milyar rupiah.
Nilai ini merupakan akumulasi dari “Kebocoran” pengelolaan DD dan ADD lima tahun anggaran yakni 2015 hingga tahun anggaran 2020.
Pada Februari 2020 , kasus dugaan Korupsi DD dan ADD Negeri Sehati dilaporkan ke Kejati Maluku di ambon. Atas arahan Kejati Maluku agar kasus ini dilaporkan di Kejari Malteng, kasus ini kemudian baru bergulir di kejari Malteng pada Maret 2020.
Itu artinya bahwa kasus ini sudah ada di meja penyidik korps kerjaksaan Malteng lebih dari setahun. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: