Jelang HUT RI, Pemkab Malteng Didemo

Masohi, GLOBALMALUKU.COM |  Jelang Peringatan HUT RI ke 76, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah 4 Didemo. Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Senin (16/8) melakukan aksi turun jalan.

Mereka menuntut penjelasan pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terhadap permasalahan rangkap jabatan pada level Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemkab Malteng dan Pengelolaan Dana Covid-19.

Pantauan GLOBALMALUKU.COM, masa aksi sempat terlibat saling dorong dengan petugas kepolisian yang mengawal jalannya aksi demonstrasi. Hal ini terjadi lantaran pendemo menginginkan kehadiran Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua atau minimal Sekda Malteng Rakib Sahubawa menemui massa aksi.

Massa demonstran kecewa sebab, yang dihadirkan menemui pendemo adalah Asisten I Sekkab Malteng, bukan sosok yang diinginkan. Dari situ, massa berupaya menerobos masuk kantor Bupati, namun dihadang Petugas kepolisian yang membentuk barikade di pintu masuk kantor bupati. Aksi saling dorong tidak berlangsung lama.

Massa aksi yang jumlahnya relatif sedikit ketimbang jumlah personil Kepolisian yang berada di lokasi demonstrasi, akhirnya memutuskan melanjutkan aksi yang sama di gedung DPRD Malteng.

Tuntutan yang sama masih mengemuka disana. Ini mengakibatkan tidak adanya titik temu antara DPRD Malteng dengan pendemo.

Wakil Ketua DPRD Malteng Harry Men Carl Haurissa yang menetima pendemo menawarkan digelarnya diskusi. Namun oleh pendemo dimentahkan. Keinginan agar Bupati atau minimal Sekda harus fihadirkan dalam diskusi tidak bisa dipenuhi DPRD.

“Rekan-rekan semua adalah kelompok masyarakat intelektual. Melalui diskusi, kita harapkan tuntutan Pendemo bisa kita kawal bersama,” seru Haurissa.

Pendemo memutuskan meninggalkan kantor DPRD karena tidak ada kata sepakat. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: