90 persen Pegawai non ASN, 100 persen pekerja terkaver Program BPJamsostek

Masohi, GLOBALMALUKU.COM | Komitmen pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mengoptimalkan capaian perlindungan BPJamsostek bagi pegawai Non ASN (Tenaga Honorer) maksimal. Sementara untuk Karyawan BUMN, BUMD, Karyawan Swasta, Jasa konstruksi, perlindungan BPJamsostek seluruhnya sudah terkover perlindungan BPJamsostek.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengungkapkan hal ini kepada pers, Jumat, (3/9). “Untuk non ASN, sudah 90 persen yang terkover bp Jamsostek. Sedangkan karyawan BUMN, BUMD, Karyawan Swasta, dan jasa Konstruksi, seluruhnya sudah terlindungi BPJamsostek,” tandas Tuasikal usai mengikuti kegiatan Monitoring Evaluasi (Monev) terhadap Instruksi Presiden No 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan ini deselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku melalui zoom meeting bersama jajaran Kejaksaan dan Pemerintah kabupaten/kota se- Provinsi Maluku.

Dijelaskan bupati, angka 10 persen non ASN yang belum terkover perlindungan BPJamsostek merupakan akumulasi dari beberapa negeri dan guru honorer.

“Dari total 186 Negeri, yang belum terkover adalah 20 negeri. Sisanya adalah guru honorer,” rinci bupati.

Bupati Maluku Tengah dua periode ini menyebut, Perlindungan terhadap Tenaga kerja sangat penting. Sebab itu, dirinya menargetkan ketuntasan capaian 100 persen perlindungan BPJamsostek bagi seluruh angkatan kerja di Kabupaten yang dipimpinannya itu.

“Dalam waktu dekat, Insya Allah semua ASN dan non ASN sudah terkaver perlindungan BPJamsostek,” ikrarnya.

Terkait perlindungan BPJamsostek bagi karyawan BUMN, BUMD, Swasta dan pekerja Konstruksi, Kajari Maluku Tengah, A. O Mangontan memastikan kalau semuanya sudah mendapatkan perlindungan dari BPJamsostek.

“Kita pastikan bahwa semua sudah terlindungi BPJamsostek,” tandas Kajari.

“Sudah 100 persen,” Kajari menimpali. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: