Bupati SBB Lantik Komisaris Utama Dan Anggota Direksi BUMD PT.Saka Mese Nusa Utama

Piru, GLOBALMALUKU.COM | Pelantikan Komisaris Utama dan anggota direksi BUMD di Saka Mese Nusa Utama Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) dilantik Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Timotius Akerina,Senin(11/10/2021).

Dalam sambutannya Bupati katakan sebagaimana kita kitahui bersama ,Perusahan perseroan daerah ,PT Saka Mese Nusa Utama ,telah di bentuk dengan Perda kabupaen seram bagian barat Nomor 5 tahun 2020 dengan maksud untuk mempercepat terlaksananya usaha pembangunan daerah ,dengan mengelola potensi yang ada di daerah untuk kepentingan pembiayaan pembangunan dan peningkatan asli daerah perusahan perseroan daerah ini ,di bentuk dengan tujuan ,yang pertama memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah ,menyelenggarakan pemanfaatan ,berupa penyediaan barang atau jasa yang bermutu bagi hajat hidup masyarakat, sesuai kondisi karakteristik dan potensi daerah yang bersangkutan berdasarkan tata kelola perusahan yang baik,memperoleh laba atau keuntungan dalam rangka peningkatan daerah .

Menurut Akerina ,dalam rangka peningkatan kinerja BUMD ini, maka bisa dilakukan beberapa langkah positif diantaranya berkreasi ,inovasi dan melakukan perubahan-perubahan dalam sistem kerja ,dan melaksanakan ekspansi, dan mampu menjalin hubungan bisnis dalam setiap investasi dengan tiap-tiap yang ingin berinvestasi di Kabupaten Seram Bagian Barat,sebutnya.

Dirinya sangat optimis dengan adanya ,modal dari pemerintah daerah PT.SAKA MESE UTAMA, akan maju dan berkembang layaknya perusahan-perusahan lainya yang sudah berkembang,ujar Bupati SBB.

“Ia juga katakan dalam waktu dekat juga esalon II juga akan dilantik.

Akerina berharap peran serta BUMD ini ,untuk meningkatkan ekonomi di dalam wilayah kabupaten Seram Bagian Barat .

“Pada potensi yang bisa kita jalan ,banyak hal yang bisa kita kelola ,pada sektor perikanan, pertanian dan lain-lain . “Dua sektor yang bisa kita andalkan dan garap, dalam proses perusahan daerah ini, yang paling penting kita lihat adalah sektor pertanian ,dan perikanan itu ,karna Kabupaten SBB terkenal dengan ikan Tunanya ,tapi sampai hari ini ,tidak ada pengelolaan yang profesional ,jadi ada yang datang minta investasi ,saya katakan silahkan ,nanti kerjasama dengan Pemda melalui BUMD .”Begitupun juga di sektor pertanian ,misal jahe bisa kerja sama melalui bumdes-Bumdes yang ada ,yang sementara kita kembangkan di desa masing-masing ,paparnya.

“Saya akan membentuk evaluasi APBD ,arahnya cuma satu ,yaitu bagaimana, program-program desa itu disingkronkan dengan pemerintah kabupaten SBB ,satu diantaranya pengembangan BUMD dan Bumdes .

Jelas Akerina ,kalau Bumdes itu melaksanakan pengelolaan di desa, mengarah pada BUMD dan kita melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain ,perusahan yang sudah Go Internasional atau perusahan yang sudah mampu kerjasama,dan pengembangan apa yang menjadi tugas kita yaitu bagaimana PAD nya bisa lebih baik ,jadi arahnya kesitu,disamping bagaimana kita mengikuti roda perekonomian mulai dari desa sampai ke kabupaten ,harapnya.

Tambahnya, bagaimana BUMD bisa menciptakan laba itu ,dalam rangka meningkatkan laba tersebut,serta meningkatkan pendapatan hasil daerah untuk kabupaten seram bagian barat,tuturnya.
(AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: