Vaksinasi Massal di Negeri Waru, Bupati Instruksikan Penahanan DD Negeri

Masohi, GLOBALMALUKU.COM | Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menginstruksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Negeri Perlindungan Perempuan dan Anak (BPMNPPA) untuk tidak melakukan pencairan Dana Desa bagi negeri yang Kepala Pemerintahan Negeri dan Ketua Sanirinya belum divaksin.

Alasannya, KPN dan saniri harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Dan,

“Bagi negeri yang KPN dan sanirinya belum divaksin, jangan dulu diproses pencairan DD-nya,” seru bupati dalam acara vaksinasi masal Kecamatan TNS di Negeri Waru, Sabtu (9/10).

“Bapak Kadis, tolong diperiksa secara seksama terhadap pengajuan pencairan Dana Desa untuk negeri-negeri. KPN dan Ketia Saniri yang belum divaksin, jangan dicairkan DD-nya,” tukas bupati.

Sebaliknya, Bupati menjanjikan penambahan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) bagi Negeri bila KPN dan Saniri Negeri sudah divaksin.

“Akan kita upayakan penambahan ADD bagi negeri,” ikrarnya.

Vaksinasi massal bagi warga Kecamatan TNS yang dilaksanakan di Negeri Waru saat itu dihadiri langsung Bupati Tuasikal Abua, Ketua TPPKK Ny Tuasikal Amien Ru’aty, sejumlah pimpinan OPD lingkup pemkab Malteng hadir dalam kegiatan dimaksud. Diantaranya Kadis Pemberdayaan Masyarakat Negeri Perlindungan Perempuan dan Anak (PMN-PPA) Ahmad Namakule, PLt Kadis Perumahan Rakyat Julius Boro. Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis PUPR.
Dari lungkup pemerintahan Kecamatan, Camat TNS, O Diaz, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan para Kepala Pemerintah Negeri (KPN) se-Kecamatan TNS hadir dalam kegiatan seremonial yang berjalan kurang lebih dua jam itu.
Bupati menyebut, vaksinasi sifatnya penting dalam rangka melindungi diri dan masyarakat dari serangan virus covid-19. “Memberi diri divaksin, merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap diri sendiri dan sesama,” tandas bupati. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: