Khawatir Panen Petani tidak terserap, Kadistanhorti minta Pihak terkait campur tangan

Masohi, GLOBALMALUKU.COM | Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura mulai cemas dengan serapan hasil panen petani saat musim panen mendatang.

Pasalnya, saat ini saja, hasil panen gabah kering petani sudah menumpuk, sementara Badan Urusan Logistik belum beroperasi.
Instansi terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM juga diduga belum memainkan perannya dalam mengakomodasi hasil panen gabah petani.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Maluku Tengah Arsyad Sukur kepada GLOBALMALUKU.COM memastikan bahwa hasil panen gabah petani pada musim mendatang akan menyebabkan malteng surplus beras.
Kondisi ini dikhawatirkan akan menyebabkan petani merugi.
“Yah itu, hasil panen gabah petani nantinya akan menumpuk karena Bulog belum juga beroperasi sejak dibangun pada 2019 lalu hinga saat ini,” tandas Arsyad, Selasa (19/10)
“Saat ini saja, sudah sebanyak 659 H sawah petani berproduksi. Musim panen berikut, kisarannya juga mencapai akumulasi yang sama,” sambungnya.
Arsyad mengatakan, bila hasil panen gabah prtani tidak terserap maksimal, maka akan berimplikasi pada animo petani untuk menanam padi.
“Saat hasil panen gabah melimpah, saat itu, pemerintah melalui instansi teknis sudah harus melakukan intervensi agar gabah petani bisa terserap. Bila tidak, maka petani akan merugi. Bila kondisi ini terus berlanjut, sudah barang tentu, petani pada saatnya akan berpikir ulang untuk menanam padi,” ungkit Arsyad.
Sekadar tahu, kekhawatiran terjadinya krisis pangan ditengah pandemi Covid-19 memaksa Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura bekerja ekstra. Sejumlah bantuan alsinta maupun bantuan dana dari kementrian Pertanian maupun dana ABPD Kabupaten Maluku Tengah didorong ke petani.
Tergetnya tidak lain adalah agar pasokan gabah untuk konsumsi masyarakat dapat terjamin.
“Kemarin, Bupati juga menyalurkan bantuan berupa pompa air, hand tractor, alat panen padi, mesin tanam padi, dan bantuan dana 75 juta untuk 12 kelompok tani,” ungkapnya.
(MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: