Masohi, GLOBALMALUKU.COM | BPJS Ketenagakerjaan Maluku – Dewan Penggurus PKK Kabupaten Maluku Tengah, Menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pelindungan BPJS Ketenagakerjaan, Senin (1/1)

Penandatanganan dilakukan langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Magasa Lorensius Oloan dan Ketua TP-PKK Malteng Tuasikal Amien Ru’aty dan disaksikan oleh Dewan Pengawas BPJS ketenagakerjaan kerja Syariful Hidayat, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, Sekda Rakib Sahubawa serta Wakil Ketua DPRD Maluku Tengah Demianus Hattu.

 

Penandatanganan MOU yang dilakukan saat itu menurut Kepala BPJS Maluku Magasa Lorensius Oloan merupakan wujud dari upaya BPJS ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial secara maksimal bagi masyarakat yang melakukan aktivitas usaha.

Kenapa penandatanganan MoU dengan TP-PKK ? karena PKK memiliki banyak kegiatan usaha yang juga memiliki resiko kerja.

“Penendatanganan MoU dengan TP-PKK karena BPJamsostek ingin memberikan perlindungan atas berbagai resiko kerja yang dialami ibu ibu penggerak PKK,”kata Lorensius.

Dengan ditandatanganinya MoU, Diharapkan, kehadiran BPJS dapat memberikan rasa aman atas semua aktifitas usaha Pengurus PKK. Dengan begitu, semua kegiatan usaha PKK dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi secara signifikan.

“Dan, semangat ini sajalan dengan semangat PKK yakni mensejahterakan keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Tenaga Kerja Saiful Hidayat mengatakan, penandatanganan MOU disaat itu merupakan upaya BPJamsostek dalam memaksimalkan perlindungan kepada segenap Pengurus PKK.

“Pengurus PKK juga memiliki andil yang cukup besar dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat dengan menggagas rangkaian kegiatan usaha bagi anggotanya.
Dalam semangat yang sama, BPJamsostek hadir untuk memberikan perlindungan sosial bagi teman teman PKK. Dengan begitu, berbagai manfaat perlindungan bisa turut dinikmati,” Tandasnya.

Sementara itu, Bupati Malteng Tuasikal Abua mengapresiasi atas kehadiran Dewas BPJS Ketenagakerjaan serta upaya perlindungan BJPS Ketenagakerjaan  yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman itu.

Penadatanganan MoU saat itu, menurut bupati merupakan momentum spesial sebab
penandatanganannya dihadiri dan disaksikan langsung oleh Dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan.

“Meskipun kegiatan ini terlihat sederhana namun disaksikan langsung oleh Dewas BPJS ketenagakerjaan,” tukas bupati.

(MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: