Penanda-Tanganan MOU Antara KPUD Dengan Tim Penggerak PKK SBB

Piru- GLOBALMALUKU.COM | Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) Christina Akerina,dalam sambutannya mengatakan dalam pendanda-tanganan MOU dengan KPUD Kabupaten SBB, kami Tim penggerak PKK diajak untuk berpartisipasi dalam mendukung program pemerintah, dan menunjukan kontribusi dalam pengembangan Demokrasi lewat pemilu dan pemilukada di Negeri ini ,terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kesadaran politik bagi basis keluarga perempuan, di Kabupaten SBB jelang pemilu tahun 2024,ujarnya.

Ia katakan ,kami bangga karna kami di ikut sertakan dalam program KPUD ,yang merupakan inovasi di KPUD Provinsi Maluku,dan ini merupakan salah satu sinergitas dan kolaborasi KPUD dan Tim Penggerak PKK Kabupaten SBB.

Akerina juga menghimbau kepada semua kader Tim penggerak PKK ,yang berada di kecamatan maupun Desa agar dapat memaksimalkan pendidikan pemilih keluarga, dalam menyukseskan program desa peduli pemilu dalam pemilihan di wilayahnya masing-masing,ungkap Ketua Tim Penggerak PKK.

Penandatangan MOU yang di lakukan di Gedung Hatutelu (Gedung Putih)kota Piru bersama Tim Penggerak Kabupaten SBB dan KPUD SBB, dihadiri Bupati Timotius Akerina dan menyaksikan penanda-tanganan MOU tersebut ,Piru(8/11/202).

Selain itu dikatakan orang nomor satu di Bumi Saka Mese Nusa dalam sambutanya, masih banyak masyarakat yang belum memilih secara rasional ,bahkan mereka turut terlibat dalam dalam hal yang tidak baik ,baik uang atau many politik tentunya sangat menciderai Demokrasi kita ,tuturnya.

“Untuk itu baik Pemerintah Kabupaten SBB yang menyampaikan apresiasi yang tinggi pada Tim Penggerak PKK ,bersama KPUD Kabupaten SBB.

Harap Bupati SBB Timotius Akerina,dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam pemilu dan pemilihan dan jadi momentum bagi perempuan di kabupaten SBB ,untuk mendukung dan partisipasi dalam dunia berpolitikan di daerah ini, paparnya.

Ia mengajak Tim Penggerak PKK yang memiliki jejaring sampai ke desa -desa agar dapat memaksimalkan program pendidikan pemilihan keluarga perempuan dalam menyukseskan program desa peduli pemilu.

Dirinya juga katakan, bangun kerjasama dengan berbagai ormas dan LSM yang ada serta fungsikan posyandu dan dasawisma untuk melakukan kegiatan pendidikan politik bagi perempuan demi meningkatkan partisipasinya dalam pemilu terutama di tingkat desa dengan begitu maka harapan kita bersama akan meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam pemilu serta mewujudkan pemilihan yang cerdas dan dapat menentukan pemilihan secara rasional dan tidak terpengaruh dengan politik uang dapat tercapai,ucapnya.

Ketua KPUD Kabupaten SBB Syarif Hehanussa juga menambahkan ,Tim Penggerak PKK kabupaten SBB lewat MOU ini,mereka bisa menyuarakan proses pemilu yang lebih baik, yang mana masyarakat bisa betul-betul bisa mengunakan hak konstitusional dengan baik ,tidak ada pesan yang tidak baik seperti provokasi dan sebagainya ,dan juga tidak ada manypolitik dan betul-betul tidak ada terjadi kerawanan,harapnya.

“Yang kami tahu PKK mempunyai jejaring sampai ke Desa dan Dusun ,makanya mereka bisa langsung memberikan semacam kontribusi lingkungan sekitar ,yang pasti anak-anak mereka yang berperan di wilayah politik maupun wilayah-Wilayah berdemokrasi,tutupnya.
(AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: