Vaksinasi Adalah Progaram Pertama Dari Pemerintah,HIPMI Menjadi Motivator Bagi Rakyat

Ambon,GLOBALMALUKU.COM | 415 orang berhasil divaksin dalam gelaran Vaksinasi Aman, yang di gelar BPD HIPMI Maluku, BPC HIPMI. Ambon, PT Maming Enam Sembilan dan Pemerintah Kota Ambon. Vaksinasi Aman ini.mengambil thema, Dari Muda (HIPMI) Untuk Lansia.

Dalam sambutannya, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, katakan, vaksinasi yang di laksanakan hari ini merupakan rangkaian vaksinasi yang dilaksanakan sejak pertama kali, 15 Januari 2021 di Kota Ambon.
“Kenapa sampai vaksinasi ini dilaksanakan ? Karena ini adalah program utama dari pemerintah pusat untuk memutus mata rantai penyebaran covid di Indonesia dan dalam upaya untuk membentuk ketahanan sosial bersama atau herd immunity bagi seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia,”ucap Walikota saat pembukaan Vaksinasi Aman, Minggu (14/11/2021).

Menurutnya, oleh pemerintah pusat, Kota Ambon ditargetkan 274.194 orang yang harus di vaksinasi. Hal ini sesuai dengan komposisi jumlah penduduk yang kurang lebih 400.000 orang.
“Dari 274.194 orang sampai dengan hari ini, telah tervaksinasi pertama 225.455 orang atau 82,88%. Dari hasil ini merupakan Kota Ambon menjadi kota yang tingkat vaksinasi tertinggi di Maluku. Untuk vaksinasi kedua sudah diikuti 133.836 orang atau 48,80%. Dan vaksinasi ketiga untuk tenaga medis kurang lebih 1139 orang,”jelasnya.

Walikota mengungkapkan, sebetulnya dari target herd immunity untuk Kota Ambon, dengan indikator 70% vaksinasi yang telah dilaksanakan, maka Ambon sudah berada dan melewati ketentuan herd immunity yang berlaku di sebuah kota dengan tingkat pencapaian di atas 70%. Tetapi ada indikator kedua yang ditambahkan oleh BNPB, yaitu selain 70% maka vaksinasi lansia harus mencapai 60%. Di Kota Ambon vaksinasi lansia baru mencapai 57%.
” Dalam rangka itulah maka hari ini saya mau memberikan apresiasi kepada HIPMI yang membantu Pemerintah Kota Ambon melaksanakan vaksinasi ini, dalam upaya untuk meningkatkan secara kuantitatif jumlah lansia, maupun presentasi vaksinasi yang kedua,”jelasnya.

Dikatakannya, tidak banyak orang pahami, tapi gelaran Vaksinasi Aman ini merupakan bentuk kepekaan yang serius dari HIMPI bagi rakyat dan masyarakat di mana saja mereka mengabdi.
“Oleh karena itu sekali lagi apresiasi patut saya berikan dari Pemerintah Kota Ambon kepada HIPMI , khususnya di Provinsi Maluku dan Kota Ambon,”tandasnya.

Walikota menegaskan, vaksinasi ini selain untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, tapi juga dalam target pemerintah pusat, yaitu Kementerian Kesehatan, diharapkan lewat vaksinasi ini bisa mengeliminasi atau meng-eradikasi atau menghapus dan menghilangkan penyakit ini dari Indonesia. Sehingga apa yang dilaksanakan HIPMI merupakan bagian yang sangat strategis.

Apalagi untuk giat Vaksinasi Aman ini, peserta vaksinasi juga dapat bantuan sembako dari HIPMI.
“Sembako ini bukan dari Pemerintah Kota Ambon. Ini dari HIPMI,”tegasnya.

Walikota mengingatkan, bagi yang sudah divaksin untuk jangan lengah. Tetap perhatikan protokol kesehatan dengan tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak.
Karena menurutnya, fakta membuktikan, terakhir ini lonjakan arus baru di Eropa, di negara-negara maju, mulai meningkat. Bahkan di daerah-daerah yang vaksinasi masih rendah juga mengalami pengembangan ini secara signifikan, terutama di negara-negara Eropa Timur. “Jangan lengah. Ini menjadi pelajaran berharga buat kita,”tuturnya.

Pad kesempatan itu, Walikota bersyukur atas kehadiran Ketua Umum DPP HIPMI, Mardani H. Maming, di Kota Ambon. Karena kehadirannya memberikan inspirasi kepada anak-anak muda, supaya mindset atau pola pikir yang berorientasi menjadi ASN , dirubah dan belajar dari semangat HIPMI, untuk menjadi motivator-motivator ditengah-tengah rakyat dan masyarakat.
“Hilangkan pikiran untuk menjadi ASN kembangkan pikiran untuk menjadi pejuang ekonomi muda di lintas sektor yang ada,”tutupnya.
(AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: