Bupati Optimis, Target 75 Persen di Akhir Desember tercapai

Masohi, GLOBALMALUKU.COM | Meski sempat naik pitam dan meluapkan amarahnya kepada jajaran pemerintah Kecamatan dan pimpinan puskesmas lantaran capaian angka vaksinasi tingkat Kabupaten Maluku Tengah masih jauh dari harapan, Bupati optimis bahwa target nasional angka vaksinasi Kabupaten Maluku Tengah bisa dicapai.
Yakni, 50 persen warga malteng yang masuk kategori penerima vaksin divaksin pada akhir November , dan 75 persen hingga akhir bulan Desember tahun 2021.
“Tidak ada sesuatu apapun yang tidak dapat diselesaikan. Dengan kerja saman aktif semua elemen, target yang ditetapkan pasti bisa dicapai,” tandas bupati Tuasikal Abua, Kamis (25/11) usai memimpin langsung rapat evaluasi capaian vaksinasi covid-19 lingkup pemkab Malteng.
Kepada wartawan, bupati sempat mengklarifikasi tentang fakta tidak memuaskannya capaian angka penerima vaksin di pekan akhir Nopember ini.
“Sesuai hasil evaluasi tadi, diketahui bahwa jumlah penerima vaksin belum mencapai 50 persen dipengaruhi berbagai vaktor. Diantaranya soal jaringan internet. Ada warga yang sudah divaksin tapi belum terdata secara online ini lantaran akses jaringan internet belum menjangkau sejumlah wilayah. Memang, ada juga yang belum dijangkau program vaksinasi,” akui bupati.
“Diluar itu, ada juga soal belum sinkronnya data antar institusi penyelenggara program vaksinasi. Data pihak-pihak penyelenggara vaksinasi belum terkover sebagai data vaksinasi Kabupaten Maluku Tengah ,” timpalnya.
Dengan keseriusan semua elemen untuk bersama-sama mewujudkan target capaian , penerima vaksin, kendala-kendala yang ada dipastikan bisa teratasi.
“Dengan kerja sama aktif semua elemen, mulai dari jajaran pemerintah Kecamatan, Kepala pemerintah negeri dan instansi terkait lain termasuk masyarakat, apapun bisa diwujudkan,” tutupnya.
Sebelumnya, dalam rapat evaluasi capaian yarget vaksinasi Covid-19, Bupati memarahi jajarannya pemerintah Kecamatan yakni pumpinan kecamatan dan Kepala puskesmas lantaran jumlah penerima vaksinasi jauh dari espektasi.
Bupati bahkan mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pimpinan di dua lembaga ini bila target yang ditetapkan tidak juga dicapai sampai dengan batas waktu yang ditetapkan.
“Kalau tidak tulus mambantu pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewujudkan capaian 50 persen warga penerima vakasin pada meningkatkan vaksinasi mendingan mundur saja dari jabatan kalian,” tegas bupati saat itu.
Kekesalan bupati diilandasi fakta bahwa capaian angka penerima vaksinasi di Kabupaten Maluku Tengah masih sangat jauh jauh dari harapan. Yakni, belum mencapai angka 50 persen padahal, target yang diberikan makin dekat. pemerintah pusat sudah sangat dekat. (MYX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: